Caleg partai Hanura menduga Model C1 Yang Beredar hasil rekayasa PPK dan PPS

Editor : |

Sabtu, 27 April 2019 - 18:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG — Setelah saksi Partai Hanura Walk Out dari perekapan perolehan suara di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, Partai Hanura menemukan kejanggalan model C1 bermasalah beredar di lapangan menjadi dasar perhitungan PPK.

Caleg Partai Hanura yang bertarung di dapil Tompobulu-Gantarangkeke, Andi Harun Rani dari awal menduga bahwa hasil perhitungan suara di tingkat Kecamatan Tompobulu dimanipulasi oleh Oknum yang tidak bertanggung jawab.

Hal tersebut dibuktikan dengan adanya model C1 yang ditemukan pihaknya diduga bermasalah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menyebutkan, dugaan itu didasari dengan model C1yang beredar bervariatif. Mulai dari kesalahan pada penjumlahan suara partai, hingga ditemukan adanya model C1 kosong yang sudah dilegitimasi dengan tanda tangan penyelenggara dan beberapa saksi Partai.

“Setelah kami melakukan identifikasi model C1 DPRD Kabupaten/Kota,ditemukan adanya penjumlahan yang ditengarai berbeda,” ungkapnya.

“Hal ini ditemukan di Kelurahan Lembang Gantarangkeke Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng,” lanjut Andi Harun Rani, Sabtu (27/4/2019).

Caleg Partai Hanura nomor urut satu yang akrab disapa Karaeng Raja ini, menduga dari awal akan terjadi kecurangan.

Dia yang juga ketua DPC Partai Hanura Bantaeng ini, curiga karena beberapa salinan model C1 itu tidak diumumkan di PPS masing-masing Wilayah di Kecamatan Tompobulu.

Dirinya pun meminta agar pihak penyelenggara dapat menyelesaikan secepatnya permasalahan ini,agar tidak memunculkan spekulasi negatif terhadap peserta Pemilu dan Penyelenggara harapnya

Sementara itu, di tempat yang terpisah, caleg Partai Gerindra nomor urut satu Husain Lamang membeberkan dugaan serupa, pasalnya pihaknya juga menemukan permasalahan yang sama di lapangan.

“Waktu saya turun ke beberapa Desa/Kelurahan kata Husain,saya tidak menemukan adanya model C1 yang ditempel di papan informasi PPS.justru C1 itu dibawa ke PPK untuk dilakukan perbaikan,” tuturnya.

Terkait hal itu, Husain mencurigai telah terjadi permainan di tingkat PPS dan PPK, karena kesalahan penulisan model C1 dilakukan perbaikan di PPK.

“Dimana seharusnya permasalahan itu diselesaikan di wilayah kerjanya PPS,bukan di Kecamatan PPK,” jelasnya.

Dia juga berharap agar penyelenggara secepatnya menyelesaikan permasalahan ini sebelum perekepan di tingkat Kabupaten.

Facebook Comments Box

Editor :

Berita Terkait

KPU Jeneponto Gelar Peluncuran Pilkada 2024, Masyarakat Antusias Sambut Pesta Demokrasi
PPK Batang Jeneponto Butuhkan 58 Petugas Pantarlih
Luncurkan “Si Katan”, Bantaeng Mulai Tahapan Pilkada Serentak 2024
Tim IAS Ajak Masyarakat Menyongsong Pilgub Sulsel yang Kondusif
Ambiyar! Bertajuk Si KATAN, KPU Bantaeng Gelar Peluncuran Pilkada 2024
3 Bacakada Bantaeng 2024 Diterima PAN Sulsel, Yusuf Badjido: Mereka Serius
Respon Menohok LPM Onto Bantaeng Soal Dugaan Surat dan Tandatangan Palsu
Lantik Panwascam, Ketua Bawaslu Bantaeng : Jangan Main Main
Tag :

Berita Terkait

Senin, 17 Juni 2024 - 18:28 WITA

Pererat Tali Silaturahmi, Pj Bupati dan Pj TP PKK Open House Rujab Bantaeng

Senin, 17 Juni 2024 - 18:24 WITA

Pj Bupati Bantaeng Laksanakan Shalat Idul Adha bersama Ribuan Masyarakat di Mesjid Agung

Senin, 17 Juni 2024 - 12:46 WITA

Sholat Ied Adha di Mesjid Agung, PJ Bupati Jeneponto: Sikap Tauladan Ikhlas Berkorban

Minggu, 16 Juni 2024 - 13:43 WITA

Ketersediaan Kantong Darah Menipis, PMI Jeneponto Gelar Donor Darah

Minggu, 16 Juni 2024 - 10:02 WITA

KPU Jeneponto Gelar Peluncuran Pilkada 2024, Masyarakat Antusias Sambut Pesta Demokrasi

Sabtu, 15 Juni 2024 - 10:50 WITA

Resmikan Gedung Kanwil Kemenkumham Sulsel, Menkumham Tekankan ini! 

Sabtu, 15 Juni 2024 - 08:11 WITA

Optimalkan JAMSOSTEK, Pj Bupati Bantaeng Tandatangani Nota Kesepakatan

Jumat, 14 Juni 2024 - 20:07 WITA

Pemkab Bantaeng Raih Penghargaan Anubhawa Sasana Dari Kemenkumham

Berita Terbaru