Dua Caleg Petahana di Dapil Bantaeng III Nilai Ada Kecurangan

Editor : |

Minggu, 28 April 2019 - 09:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caleg Partai Hanura, A Harun Rani (kiri) dan Caleg Partai Gerindra, Husain Lamang (kanan), datangi Bawaslu Bantaeng.

Caleg Partai Hanura, A Harun Rani (kiri) dan Caleg Partai Gerindra, Husain Lamang (kanan), datangi Bawaslu Bantaeng.

BANTAENG — Dua Caleg petahana DPRD Kabupaten Bantaeng datangi Kantor Bawaslu Bantaeng di Jalan Dr Ratulangi, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Sabtu malam, 27 April 2019.Keduanya adalah Caleg Partai Hanura, A Harun Rani dan Caleg Partai Gerindra, Husain Lamang.
Mereka sama-sama bertarung di Dapil Bantaeng III, meliputi Kecamatan Tompobulu dan Gantarangkeke.A Harun Rani yang akrab disapa Karaeng Raja mengatakan, ada beberapa dugaan kecurangan Pemilu yang dia temukan. Kecurangan itu menurutnya dilakukan oleh penyelenggara Pemilu di Dapil tersebut.”Ada lima poin dugaan kecurangan penyelenggaraan Pemilu yang kami laporkan ke Bawaslu Bantaeng,” ujarnya, Minggu, 28 April 2019.
Lima poin dimaksud adalah PPS tidak mengumumkan salinan hasil perhitungan suara semua TPS pada wilayah kerjanya di tempat umum.
Salinan model C1 tidak sesuai dengan penjumlahan angka-angka penghitungan suara.
Salinan model C1 dibawah PPS ke PPK untuk diperbaiki.
Saat rekap kecamatan, PPK tidak menyerahkan salinan rekap tingkat desa kepada saksi.
Formulir C1 hologram, tidak sesuai dengan salinan model C1 yang dibagikan kepada saksi.
Sehingga pihaknya pun meminta Bawaslu Bantaeng segera menyelesaikan permasalahan tersebut sebelum rekapitulasi kabupaten dilakukan.
“Karena apabila Bawaslu tidak menyelesaikan permasalahan itu sebelum perekapan Kabupaten, maka kami akan menurunkan massa untuk menduduki Kantor KPU Bantaeng,” tegasnya.
Sementara itu, Komisioner Bawaslu Bantaeng, Ningsih Purwanti membenarkan dua Caleg tersebut mendatangi Kantor Bawaslu Bantaeng.
Keduanya menunjukkan bukti-bukti dugaan pelanggaran Pemilu yang ditemukan di lapangan. Namun, dia menyebut keduanya belum disebutkan melapor lantaran datang saat hari libur.
“Sehingga kami menganjurkan untuk datang kembali hari Senin (29/4/2019), dengan memenuhi unsur-unsur formil dan materil laporannya,” tandas Ningsih.
Setelah lengkap syarat laporan itu, kata dia, barulah laporan mereka diterima. Disertai dengan tanda bukti laporan oleh Bawaslu.
Facebook Comments Box
Editor :

Berita Terkait

KPU Jeneponto Gelar Peluncuran Pilkada 2024, Masyarakat Antusias Sambut Pesta Demokrasi
PPK Batang Jeneponto Butuhkan 58 Petugas Pantarlih
Luncurkan “Si Katan”, Bantaeng Mulai Tahapan Pilkada Serentak 2024
Tim IAS Ajak Masyarakat Menyongsong Pilgub Sulsel yang Kondusif
Ambiyar! Bertajuk Si KATAN, KPU Bantaeng Gelar Peluncuran Pilkada 2024
3 Bacakada Bantaeng 2024 Diterima PAN Sulsel, Yusuf Badjido: Mereka Serius
Lantik Panwascam, Ketua Bawaslu Bantaeng : Jangan Main Main
24 Panwascam Resmi Dilantik, Bawaslu: Sudah Terukur di Pemilu Kemarin

Berita Terkait

Senin, 17 Juni 2024 - 18:28 WITA

Pererat Tali Silaturahmi, Pj Bupati dan Pj TP PKK Open House Rujab Bantaeng

Senin, 17 Juni 2024 - 18:24 WITA

Pj Bupati Bantaeng Laksanakan Shalat Idul Adha bersama Ribuan Masyarakat di Mesjid Agung

Senin, 17 Juni 2024 - 12:46 WITA

Sholat Ied Adha di Mesjid Agung, PJ Bupati Jeneponto: Sikap Tauladan Ikhlas Berkorban

Minggu, 16 Juni 2024 - 13:43 WITA

Ketersediaan Kantong Darah Menipis, PMI Jeneponto Gelar Donor Darah

Minggu, 16 Juni 2024 - 10:02 WITA

KPU Jeneponto Gelar Peluncuran Pilkada 2024, Masyarakat Antusias Sambut Pesta Demokrasi

Sabtu, 15 Juni 2024 - 10:50 WITA

Resmikan Gedung Kanwil Kemenkumham Sulsel, Menkumham Tekankan ini! 

Sabtu, 15 Juni 2024 - 08:11 WITA

Optimalkan JAMSOSTEK, Pj Bupati Bantaeng Tandatangani Nota Kesepakatan

Jumat, 14 Juni 2024 - 20:07 WITA

Pemkab Bantaeng Raih Penghargaan Anubhawa Sasana Dari Kemenkumham

Berita Terbaru