Air Kemasan Berbau, LSM TKP Serahkan Sampel ke Dinas Kesehatan

Editor : |

Kamis, 23 Mei 2019 - 20:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Air mineral kemasan merk AAN disinyalir berbau dan tidak layak konsumsi.

Air mineral kemasan merk AAN disinyalir berbau dan tidak layak konsumsi.

BANTAENG — Sampel air minum kemasan gelas merk AAN diserahkan ke Dinas Kesehatan oleh LSM Transparansi Kebijakan Pemerintahan (TKP).

Hal itu lantaran air tersebut berbau dan diduga kotor. Ketua LSM TKP, Aidil Adha menyebut, sampel air tersebut telah diterima oleh pihak Dinas Kesehatan.

“Ini diserahkan guna untuk dilakukan penelitian kelayakan air tersebut,” kata Aidil, Kamis, 23 Mei 2019.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia pun mengatakan, sebagai konsumen air mineral tersebut, khawatir dengan kondisi yang diduga tidak layak konsumsi.

“Kami sebagai konsumen, khawatir dengan kondisi itu, sehingga meminta kepada Dinas Kesehatan agar memeriksa air layak atau tidaknya air itu. Ini kita konsumsi, jangan sampai hal ini menimbulkan penyakit atau bisa saja menimbulkan keracunan bagi konsumen yang ikut meminum air itu karna baunya sangat terasa saat kita minum,” jelasnya.

Menyoal penyerahan sampel kemasan air ini, dia mengapresiasi atas kesigapan Dinas Kesehatan dalam menyikapi persoalan ini, guna memberikan kenyamanan bagi konsumen.

“Saya apresiasi kepada Kepala Dinas Kesehatan yang begitu tanggap dengan keluhan konsumen,” akunya.

Dia pun berharap, dari pihak Dinas Kesehatan dan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian dalam hal ini Bidang Perindustrian untuk lebih tegas kepada produsen air kemasan tersebut.

“Dan saya berharap agar kedapan Dinas Kesehatan dan pihak Perdagangan lebih tegas lagi memberikan sanksi terhadap perusahaan yang tidak mengedepankan kelayakan produk untuk dikonsumsi,” tandasnya.

Sekedar diketahui, air mineral kemasan gelas merek AAN ini berlokasi di Desa Lonrong, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng.

Facebook Comments Box

Editor :

Berita Terkait

Respon Menohok LPM Onto Bantaeng Soal Dugaan Surat dan Tandatangan Palsu
Sejumlah Bantuan PKH Pattallassang Dicabut, Plus Ada Program Arisan?
Butuh Perhatian, Warga Keluhkan Jalan Lingkar di Bantaeng
Dinilai Molor Pekerjaan Rehabilitasi Asrama, Ketum PP- HPMB Bantaeng Angkat Bicara
Terkesan Lurah Barombong Persulit Warganya, Begini Reaksi LIDIK PRO Sulsel
Miris! Dekker Jalan Lintas Desa Barua Ancam Keselamatan Pengguna Jalan
Komentar Netizen soal Gebrak Ramadhan, Ada yang Sebut Unfaedah
KAM kembali Bersuara soal Proyek Diduga Asal-asalan

Berita Terkait

Senin, 17 Juni 2024 - 18:28 WITA

Pererat Tali Silaturahmi, Pj Bupati dan Pj TP PKK Open House Rujab Bantaeng

Senin, 17 Juni 2024 - 18:24 WITA

Pj Bupati Bantaeng Laksanakan Shalat Idul Adha bersama Ribuan Masyarakat di Mesjid Agung

Senin, 17 Juni 2024 - 12:46 WITA

Sholat Ied Adha di Mesjid Agung, PJ Bupati Jeneponto: Sikap Tauladan Ikhlas Berkorban

Minggu, 16 Juni 2024 - 13:43 WITA

Ketersediaan Kantong Darah Menipis, PMI Jeneponto Gelar Donor Darah

Minggu, 16 Juni 2024 - 10:02 WITA

KPU Jeneponto Gelar Peluncuran Pilkada 2024, Masyarakat Antusias Sambut Pesta Demokrasi

Sabtu, 15 Juni 2024 - 10:50 WITA

Resmikan Gedung Kanwil Kemenkumham Sulsel, Menkumham Tekankan ini! 

Sabtu, 15 Juni 2024 - 08:11 WITA

Optimalkan JAMSOSTEK, Pj Bupati Bantaeng Tandatangani Nota Kesepakatan

Jumat, 14 Juni 2024 - 20:07 WITA

Pemkab Bantaeng Raih Penghargaan Anubhawa Sasana Dari Kemenkumham

Berita Terbaru