“Partai Muda” Gagas Penolakan Politik Dinasti di Pangkep

Editor : |

Kamis, 20 Juni 2019 - 11:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PSI Pangkep, Nasaruddin Gente.

Ketua Umum PSI Pangkep, Nasaruddin Gente.

PANGKEP, PUBLIKASIONLINE.co – Menjelang kontestasi pemilihan kepala daerah di Kabupaten Pangkep, sejumlah masyarakat kabupaten Pangkep mulai membentuk gerakan tolak politik dinasti.

Pengagas Gerakan Tolak Politik Dinasti Kabupaten Pangkep, Nasaruddin Gente menjelaskan bahwa, gerakan tersebut digagas melihat mulai munculnya figur-figur bakal calon Bupati dan Wabup Pangkep yang berasal dari keturunan keluarga Bupati Pangkep saat ini, Syamsuddin Hamid.

“Tentunya kita sangat menolak politik dinasti di Kabupaten Pangkep. Praktik seperti ini cenderung dapat terjadi praktik korupsi dan nepotisme di tataran pemerintahan nantinya,” bebernya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut disampaikan, di Kabupaten Pangkep saat ini mulai marak sosialisasi bakal calon bupati, termasuk dari kalangan keluarga bupati saat ini.

“Manuver mulai dilakukan, tidak terkecuali dari kalangan keluarga-keluarga kepala daerah yang sedang berkuasa sekarang. Sehingga hal itulah kami mulai membentuk Gerakan 2020 Tolak Politik Dinasti,” bebernya.

Ketua PSI Kabupaten Pangkep ini menyampaikan, politik dinasti di berbagai daerah cenderung bermasalah, sebab lebih mengedepankan kekerabatan bukan integritas dan kompetensi yang dimiliki.

“Politik Dinasti biasanya dimulai dengan menguasai partai politik. Maka penjaringan bakal calon kepala daerah dipastikan tidak berjalan maksimal di internal partai tersebut,” ungkapnya.

Politik Dinasti juga disebut sangat rentan dengan monopoli kekayaaan yang dilakukan keluarga kepala daerah.

“Kesejahteraan di Pangkep tidak merata, tidak terdistribusi dengan baik dan adil. Hal itu disebabkan kekuasaan yang dimiliki satu keluarga tertentu sangat kuat, memungkinkan praktik-prektik penyalahgunaan kekuasaan terjadi. Oleh karena itu, kami konsisten akan tetap pada barisan gerakan dinasti di Pangkep,” bebernya.

Terlebih lagi, saat ini banyak figur yang lebih layak dan tahu kondisi untuk memimpin Kabupaten Pangkep ke depannya.

“Ada beberapa tokoh- tokoh potensi lainnya yang bukan dari keluarga Bupati saat ini,” ucapnya.

Diketahui bahwa saat ini, ada beberapa nama dari keluarga Bupati Pangkep yang disebut-sebut bakal masuk sebagai paslon pada pemilihan nantinya.

Facebook Comments Box

Editor :

Berita Terkait

Luncurkan “Si Katan”, Bantaeng Mulai Tahapan Pilkada Serentak 2024
Tim IAS Ajak Masyarakat Menyongsong Pilgub Sulsel yang Kondusif
3 Bacakada Bantaeng 2024 Diterima PAN Sulsel, Yusuf Badjido: Mereka Serius
Lantik Panwascam, Ketua Bawaslu Bantaeng : Jangan Main Main
24 Panwascam Resmi Dilantik, Bawaslu: Sudah Terukur di Pemilu Kemarin
Muhammad Sarif Pinang Moch Noer Alim Qalby – Alimuddin di Pilkada Jeneponto.
Nurkanita ‘ACCE’ Ikuti Fit dan ProperTest Bacakada Bantaeng di Partai Demokrat Sulsel
Masuki Hari ke Empat, Bawaslu Bantaeng Jaring Pendaftar Calon PKD 56 Orang

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:03 WITA

PPS Maccini Baji Buka Pendaftaran untuk Calon Petugas Pantarlih

Rabu, 12 Juni 2024 - 22:27 WITA

67 Orang Nakes P3K yang Baru Lakukan Aktualisasi di Dinkes Bantaeng

Rabu, 12 Juni 2024 - 19:43 WITA

Hebat, Siswa SMKN 11 Bulukumba Ukir Prestasi Juara 2 Lomba O2SN

Rabu, 12 Juni 2024 - 16:03 WITA

SulSel Menari, Pelajar Bantaeng Turut Serta Pecahkan Rekor Muri

Rabu, 12 Juni 2024 - 10:45 WITA

Temui Warga Kampung Taruttu, Ilham Azikin Ajak Jaga Kebersamaan

Selasa, 11 Juni 2024 - 12:13 WITA

Jelang Idul Adha, Pemkab Jeneponto Gelar Gerakan Pangan Murah 

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:51 WITA

Tingkatkan Kualitas ASN, Pj Bupati Andi Abubakar Teken Kerjasama Dengan LAN

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:02 WITA

Pedagang Sapi Asal Balumbung ini Cerita ke Ilham Azikin Soal Pentingnya Asuransi Ternak

Berita Terbaru