Stok Obat Habis, Keluarga Pasien Kembali Keluhkan Pelayanan RSUD Lanto Daeng Pasewang

Editor : |

Kamis, 20 Juni 2019 - 21:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Humas RSUD Lanto Daeng Pasewang, Leo. - Ilham Romo / publikasionline.co

Humas RSUD Lanto Daeng Pasewang, Leo. - Ilham Romo / publikasionline.co

JENEPONTO, PUBLIKASIONLINE.CO – Salah seorang keluarga pasien rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang Jeneponto mengeluhkankan pelayanan.

Hal itu dibeberkan Kusuma Jaya Bulu (anak dari pasien Suarifa) lantaran tidak puas dengan pelayanan yang kurang maksimal dari RSUD.

Dia mengatakan ibunya sudah empat hari menjalani perawatan medis di RSUD. Namun dirinya selalu diarahkan oleh perawat untuk membeli obat di Apotek luar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masih banyak obat yang kosong disini. Saya juga sebagai penjaga pasien harus turun untuk mengambil obat di Apotek dalam dan di Apotek luar, bahkan kemarin saya ke Bantaeng beli darah 2 kantong dan disitu tertulis umum. Sedangkan mama saya pakai BPJS,” kata Kusuma Jaya Bulu, Kamis, (20/6) sore.

Bukti pembelian obat.

Selama dalam perawatan medis lanjut Kusuma Jaya Bulu, dirinya terus diarahkan perawat untuk membeli obat di Apotek luar. Dengan alasan obat kosong dan dia harua menggunakan uang pribadi.

“Sudah 3 hari saya disuruh beli obat di luar, Apotek depan rumah sakit. Itu obat katanya lagi kosong. Sudah hampir 1 juta habis, bagaimana kalau pasien tidak punya uang kes,” kata dia.

Dirinya pun sangat menyayangkan hal tersebut lantaran RSUD Lanto Daeng Passewang dalam masa akreditasi.

“Sayang sekali, sekarang kan RSUD mengejar status akreditasi, persoalannya kemudian apakah tim akreditasi mewawancarai pihak pasien atau keluarga pasien. Tidak hanya melihat kiri kanan, supaya terlihat natural. Akreditasi harus terlihat natural, jangan disetting kayak sandiwara,” ujar dia.

Sementara itu, Humas RSUD Lanto Daeng Pasewang, Leo membenarkan adanya kekosongan obat di rumah sakit tersebut.

“Tidak semua juga kosong, ketersediannya (obat) itu mungkin belum sepenuhnya. Kami tadi sudah konfirmasi dengan pihak Farmasi, semua jenis kebutuhan obat di Apotek sudah dilaporkan ke manajemen,” jelas dia. (IR)

Facebook Comments Box

Editor :

Berita Terkait

Pererat Tali Silaturahmi, Pj Bupati dan Pj TP PKK Open House Rujab Bantaeng
Pj Bupati Bantaeng Laksanakan Shalat Idul Adha bersama Ribuan Masyarakat di Mesjid Agung
Sholat Ied Adha di Mesjid Agung, PJ Bupati Jeneponto: Sikap Tauladan Ikhlas Berkorban
Ketersediaan Kantong Darah Menipis, PMI Jeneponto Gelar Donor Darah
KPU Jeneponto Gelar Peluncuran Pilkada 2024, Masyarakat Antusias Sambut Pesta Demokrasi
Tingkatkan Hasil Pertanian, PJ Bupati Jeneponto Serahkan Bantuan Pompa Air
Resmikan Gedung Kanwil Kemenkumham Sulsel, Menkumham Tekankan ini! 
Optimalkan JAMSOSTEK, Pj Bupati Bantaeng Tandatangani Nota Kesepakatan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 17 Juni 2024 - 18:28 WITA

Pererat Tali Silaturahmi, Pj Bupati dan Pj TP PKK Open House Rujab Bantaeng

Senin, 17 Juni 2024 - 18:24 WITA

Pj Bupati Bantaeng Laksanakan Shalat Idul Adha bersama Ribuan Masyarakat di Mesjid Agung

Senin, 17 Juni 2024 - 12:46 WITA

Sholat Ied Adha di Mesjid Agung, PJ Bupati Jeneponto: Sikap Tauladan Ikhlas Berkorban

Minggu, 16 Juni 2024 - 13:43 WITA

Ketersediaan Kantong Darah Menipis, PMI Jeneponto Gelar Donor Darah

Minggu, 16 Juni 2024 - 10:02 WITA

KPU Jeneponto Gelar Peluncuran Pilkada 2024, Masyarakat Antusias Sambut Pesta Demokrasi

Sabtu, 15 Juni 2024 - 10:50 WITA

Resmikan Gedung Kanwil Kemenkumham Sulsel, Menkumham Tekankan ini! 

Sabtu, 15 Juni 2024 - 08:11 WITA

Optimalkan JAMSOSTEK, Pj Bupati Bantaeng Tandatangani Nota Kesepakatan

Jumat, 14 Juni 2024 - 20:07 WITA

Pemkab Bantaeng Raih Penghargaan Anubhawa Sasana Dari Kemenkumham

Berita Terbaru