Kelangkaan Tabung Gas, KNPI Sebut Ini Perlu Langkah Strategis

Editor : |

Selasa, 23 Juli 2019 - 19:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PUBLIKASIONLINE.CO– Terkait Gejala kelangkaan Tabung Gas 3 Kilogram di Kabupaten Sinjai, ini tanggapan Ketua Dewan Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPK KNPI) Kecamatan Buluppddo. Senin, (23/7/2019).

Ketua DPK KNPI Kecamatan Bulupoddo, Asri mengatakan, bahwa dia sangat prihatin terkait gejala kelangkaan gas 3 Kg di Kabupaten Sinjai, khususnya di Kecamatan Bulupoddo.

“Kami meminta kepada pihak terkait untuk bersama-sama mengambil langkah strategis yang tegas dalam mengantisipasi terhadap masalah kelangkaan Tabung Gas 3 Kg tersebut,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Semntara itu, Salah seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Kecamatan Bulupoddo mengatakan, bahwa Tabung Gas 3 Kg  sangat susah didapatkan.

“Itupun kalau ada didapat, harganya sangat mahal jadi saya tadi baru-baru beli harganya itu Rp.25.000/ 3 Kg,” Bebernya.

Di lain sisi, Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Kepala Dinas Komunikasi Informasi (Kominfo) dan Persandian Kabupaten Sinjai, Firdaus, mengatakan bahwa kelakaan dan harga Tabung Gas yang ditemukan di atas Rp.20.000/ 3 Kg sesuai yang disepakti saat Konferensi Pers beberapa waktu lalu akan ditindaklanjuti.

“Ih kuota itu di sana, saya akan tanya pihak pertamina dulu, saya konfirmasi dulu pihak Pangkalan, dan Agen yang mau masuk di sana. Kita sepakat kemaring, semua agen sepakat untuk menindak tegas anggota yang menaikkan harga di atas kesepakatan itu,” ungkapnya.

Sekedar diketahui kelangkaan Tabung Gas 3 Kg tersebut, diantaranya di Desa Duampanuae, Lamatti Rilau, Lamatti Riattang, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai.

Reporter : Alamsyah

Facebook Comments Box

Editor :

Berita Terkait

Ambiyar! Bertajuk Si KATAN, KPU Bantaeng Gelar Peluncuran Pilkada 2024
Insiden Penembakan di Afghanistan, 3 Turis Spanyol Tewas
Klarifikasi Pelayanan Pasien RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng Dituding Tidak Profesional
Menuai Pujian Aktivis, 3 Pejabat Sulsel Ditengah Bencana Di Luwu
Civitas Akademika Unismuh Makassar Gelar Aksi Bela Palestina
Briptu AD Terduga Pelaku Penganiayaan Anak, Dalam Pengawasan Propam
Berikut Data Warga Meninggal Akibat Banjir dan Tanah Longsor di Luwu
3.000 Warga di Kecamatan Latimojong Masih Terisolasi, Distribusi Bantuan Terkendala 

Berita Terkait

Senin, 17 Juni 2024 - 18:28 WITA

Pererat Tali Silaturahmi, Pj Bupati dan Pj TP PKK Open House Rujab Bantaeng

Senin, 17 Juni 2024 - 18:24 WITA

Pj Bupati Bantaeng Laksanakan Shalat Idul Adha bersama Ribuan Masyarakat di Mesjid Agung

Senin, 17 Juni 2024 - 12:46 WITA

Sholat Ied Adha di Mesjid Agung, PJ Bupati Jeneponto: Sikap Tauladan Ikhlas Berkorban

Minggu, 16 Juni 2024 - 13:43 WITA

Ketersediaan Kantong Darah Menipis, PMI Jeneponto Gelar Donor Darah

Minggu, 16 Juni 2024 - 10:02 WITA

KPU Jeneponto Gelar Peluncuran Pilkada 2024, Masyarakat Antusias Sambut Pesta Demokrasi

Sabtu, 15 Juni 2024 - 10:50 WITA

Resmikan Gedung Kanwil Kemenkumham Sulsel, Menkumham Tekankan ini! 

Sabtu, 15 Juni 2024 - 08:11 WITA

Optimalkan JAMSOSTEK, Pj Bupati Bantaeng Tandatangani Nota Kesepakatan

Jumat, 14 Juni 2024 - 20:07 WITA

Pemkab Bantaeng Raih Penghargaan Anubhawa Sasana Dari Kemenkumham

Berita Terbaru