Peremajaan Pohon di Bantaeng Menuai Kritik Masyarakat

Editor : |

Selasa, 30 Juli 2019 - 11:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG – kegiatan peremajaan pohon yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantaeng sangat disayangkan oleh Pengunjung Pantai Seruni. Hal itu karena ada beberapa titik yang ditanam di atas aspal di sekitaran pantai tersebut.

Peremajaan pohon yang dilakukan DLH ini, berupa penggantian pohon – pohon trembesi dengan pohon tabebuya. Hal itu pun digadang-gadang bakal menambah citra keindahan Kabupaten Bantaeng.

Namun sangat disayangkan, menurut seorang pengunjung, Basir mengatakan bahwa ada beberapa titik yang ditanam di atas aspal. Dan itu disinyalir kian lama akan membesar dan akan merusak bahu jalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pohon ini akan merusak jalan karena nantinya akan bertambah besar, akarnya juga akan melebar masuk di jalan, sama ji pohon yang diganti,” ujarnya.

Syangnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Abdullah Taibe seolah enggan berkomentar mengenai hal itu.

“Mengenai pohon tebebuya itu saya kurang tahu betul Lebih baik langsung saja ke kepala bidangnya karena dia yang tahu secara teknis” kata kadis LH

Di ruangan yang berbeda saat di temui kepala bidang pengendalian lingkungan hidup DLH Bantaeng, mengenai pohon yang ditanam diatas aspal, Indra mengatakan bahwa pohon tabebuya tidak akan merusak seperti halnya pohon trembesi.

“Itu tidak akan merusak aspal karena dia memiliki pengakaran yang dalam, jadi dia tidak seperti pohon trembesi yang sekarang, batang pohonnya pun tidak besar besar amat,” jelasnya

“Mengenai regulasi yang mengatur penanaman pohon diatas apsal itu tidak ada, kenapa kita tanam diatas aspal karna di samping aspal itukan trotoar dan dibawanya itukan selokan dan itu tidak mungkin kita tanam disitu,” lanjutnya.

Saat ditanya mengenai anggaran yang digunakan Dia enggan memberikan tanggapan. “mengenai angaran yang digunakan pada kegiatan peremejaan pohon itu hanya sekitar 40 jutaan, mengenai perpohonnya saya kurang tahu karena ini kegiatan dikelola oleh perusahaan yang ada di Surabaya,” pungkasnya

Facebook Comments Box

Editor :

Berita Terkait

Pererat Tali Silaturahmi, Pj Bupati dan Pj TP PKK Open House Rujab Bantaeng
Pj Bupati Bantaeng Laksanakan Shalat Idul Adha bersama Ribuan Masyarakat di Mesjid Agung
Sholat Ied Adha di Mesjid Agung, PJ Bupati Jeneponto: Sikap Tauladan Ikhlas Berkorban
Tingkatkan Hasil Pertanian, PJ Bupati Jeneponto Serahkan Bantuan Pompa Air
Optimalkan JAMSOSTEK, Pj Bupati Bantaeng Tandatangani Nota Kesepakatan
Pemkab Bantaeng Raih Penghargaan Anubhawa Sasana Dari Kemenkumham
Pemkab Bantaeng Sambut Peserta Stula PPSDM Regional Makassar
PPS Maccini Baji Buka Pendaftaran untuk Calon Petugas Pantarlih
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 18 Juni 2024 - 23:38 WITA

Rangkaikan Konsolidasi, DPW JOIN Sulsel Gelar Halal Bihalal

Senin, 17 Juni 2024 - 18:28 WITA

Pererat Tali Silaturahmi, Pj Bupati dan Pj TP PKK Open House Rujab Bantaeng

Senin, 17 Juni 2024 - 18:24 WITA

Pj Bupati Bantaeng Laksanakan Shalat Idul Adha bersama Ribuan Masyarakat di Mesjid Agung

Senin, 17 Juni 2024 - 12:46 WITA

Sholat Ied Adha di Mesjid Agung, PJ Bupati Jeneponto: Sikap Tauladan Ikhlas Berkorban

Minggu, 16 Juni 2024 - 13:43 WITA

Ketersediaan Kantong Darah Menipis, PMI Jeneponto Gelar Donor Darah

Sabtu, 15 Juni 2024 - 20:07 WITA

Tingkatkan Hasil Pertanian, PJ Bupati Jeneponto Serahkan Bantuan Pompa Air

Sabtu, 15 Juni 2024 - 10:50 WITA

Resmikan Gedung Kanwil Kemenkumham Sulsel, Menkumham Tekankan ini! 

Sabtu, 15 Juni 2024 - 08:11 WITA

Optimalkan JAMSOSTEK, Pj Bupati Bantaeng Tandatangani Nota Kesepakatan

Berita Terbaru