RDP Soal Destinasi Wisata Dalam Hutan Kawasan Ternyata Tak Undang Kepala Desa Bersangkutan?

Editor : |

Jumat, 2 Agustus 2019 - 18:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG – Kepala Desa Mamammpang, Supriadi menampik adanya dugaan mangkir dalam Rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Bantaeng yang digelar pada Kamis, 30 Juli 2019 kemarin soal Penolakan warga atas pembangunan Destinasi wisata permandian kolam renang. Supriadi mengaku bahwa dirinya tak diundang.

“Saya disebut-sebut mangkir dari panggilan, bagaimana mau mangkir diundang saja tidak” ucapnya, Jumat, 2 Agustus 2019.

Dia menyebut, sempat melihat undangan yang beredar melalui pesan WhatsApp berantai, namun tak satupun undangan tersebut yang mengatakan bahwa kades Mamampang turut diundang. Bahkan tak ada undangan langsung untuk dirinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Seandainya undangan yang beredar di medsos ada menyebut tujuan undangan untuk kepala desa, tanpa melihat fisik undangan pun saya pasti hadiri,” tuturnya.

Supriadi pun menjelaskan, terkait rencana pembangunan kolam renang yang dipermasalahkan tersebut, telah dia anggarkan di tahun 2019 ini dalam RAPBDesa. Kendati demikian, pihaknya mengalihkan ke kegiatan lain lantaran sadar bahwa izin belum terbit.

Dirinya juga membantah tudingan warga bahwa pembangunan kolam renang tersebut akan merusak lingkungan dan sumber air yang ada di dalam kawasan hutan lindung tersebut.

“Bagaimana kawasan hutan lindung dan sumber air di dalamnya bisa rusak, sedangkan saya ini rencananya akan membangun kolam renang di pinggir kawasan,” ungkapnya.

Dia menambahkan, dirinya tidak akan segegabah itu dalam melakukan rancangan, apalagi dampaknya akan merusak kawasan hutan.

“Pambangunan kolam renang itu sudah saya rencanakan berdasarkan musyawarah desa yang tujuannya akan menambah pendapatan masyarakat disekitar dan juga PAD desa,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Dewan (Sekwan) Bantaeng, Amir mengatakan bahwa Kepala Desa Mamampang tidak hadir karena memang tidak ada undangan yang ditujukan untuk mengikuti rapat gabungan komisi yang digelar tersebut.

“Sudah betul kalo Kadesnya tidak diundang, kan yang hadir kemarin dari pihak pelapor, yang menolak pembangunan itu,” jelas Amir.

Sebelumnya, sejumlah warga Desa Mamampang, Kecamatan Eremerasa mendatangi DPRD Kabupaten Bantaeng untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP)  di ruang rapat Komisi II DPRD Bantaeng pada Rabu, 31 Juli 2019.

BACA JUGA : Kepala Desa di Bantaeng Coba-coba Labrak Aturan, Hutan Kawasan Hendak Dijadikan Destinasi Wisata

Gabungan Komisi A, B dan C DPRD Bantaeng menerima aspirasi atas penolakan rencana Pemerintah Desa yang hendak membangun kolam renang di dalam kawasan hutan lindung.

Junaidi Judda, seorang aktivis dari Aliansi Reforma Agraria sekaligus menjadi juru bicara warga Mamampang, menilai pembangunan itu berdampak pada rusaknya ekosistem di hutan Arakeke. Terlebih hutan itu berstatus hutan lindung.

“Kalau rencana Pemerintah Desa Mamampang ini dipaksakan, maka akan berdampak panjang, karena pasti masyarakat akan terus menolak rencana tersebut. Ini butuh kajian karena terkait dengan masalah lingkungan karena berada di kawasan hutan lindung,” katanya.

Kepala KPH Jeneberang II, Amri Kamaya menegaskan, pihaknya kerap memberikan larangan bagi warga yang melakukan aktivitas pembangunan di kawasan hutan lindung jika tak mengantongi izin dari Kementerian Kehutanan.

“Adanya rencana Pemerintah Desa Mamampang ini sebenarnya sudah ada larangan dari Kehutanan melalui surat yang sudah dilayangkan beberapa waktu lalu. Intinya adalah jangan membangun di kawasan hutan lindung kalau tidak ada izin,” tegas Amri.

 

Facebook Comments Box

Editor :

Berita Terkait

Tokoh Masyarakat ini Ekspresikan Kebahagiaan saat Bertemu Ilham Azikin
Cegah Kecelakaan Kerja, Huadi Group Terus Update SDM Operator
Pemkab Akui Peran Polres dan Huadi Group Bantu Warga Bantaeng
PJ Bupati Bantaeng Konsultasi dengan KASN Terkait Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi
Pj Ketua Tim Penggerak PKK Bantaeng, Hadiri Wisuda Akbar BKPRMI 
Pj Sekda Bantaeng Apresiasi Kolaborasi Baik Jajaran di Upacara HKN
Ke Empat Tahunnya RSUD Lantopas Kembali Qurban Sembilan Ekor Sapi
Pererat Tali Silaturahmi, Pj Bupati dan Pj TP PKK Open House Rujab Bantaeng

Berita Terkait

Sabtu, 22 Juni 2024 - 13:21 WITA

Cegah Kecelakaan Kerja, Huadi Group Terus Update SDM Operator

Sabtu, 22 Juni 2024 - 13:17 WITA

Pemkab Akui Peran Polres dan Huadi Group Bantu Warga Bantaeng

Jumat, 21 Juni 2024 - 23:45 WITA

PKB Bantaeng Solid Kawal Ilham Azikin di Pilkada 2024

Jumat, 21 Juni 2024 - 20:00 WITA

PJ Bupati Bantaeng Konsultasi dengan KASN Terkait Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi

Jumat, 21 Juni 2024 - 06:32 WITA

Menhan Prabowo Subianto Terima Penghargaan ini dari Polri

Kamis, 20 Juni 2024 - 16:08 WITA

Jelang Konferensi, Ketua BEM FEB Unismuh Serukan Semangat Sinergi 

Rabu, 19 Juni 2024 - 21:37 WITA

Dari Inggris, Qalby Tiba di Jeneponto Langsung Tancap Gass ke Bangkala dan Rumbia

Rabu, 19 Juni 2024 - 13:41 WITA

Pj Ketua Tim Penggerak PKK Bantaeng, Hadiri Wisuda Akbar BKPRMI 

Berita Terbaru

News

PKB Bantaeng Solid Kawal Ilham Azikin di Pilkada 2024

Jumat, 21 Jun 2024 - 23:45 WITA