Pemerintah Tak Mau Terburu-buru Soal Tarif Cukai di Tahun Depan

Editor : |

Kamis, 29 Agustus 2019 - 09:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cukai tembakau pada kemasan Rokok.

Cukai tembakau pada kemasan Rokok.

JAKARTA – Kepala Sub Direktorat Tarif Cukai dan Harga Dasar Ditjen Bea dan Cukai (DJBC), Sunaryo, tak mau terburu-buru menyimpulkan apakah pemerintah bakal mengerek tarif cukai hasil tembakau di tahun depan.

Sebab, menurut dia, ada empat aspek yang perlu dipertimbangkan sebelum kebijakan itu diambil oleh pemerintah.

Empat aspek yang menjadi parameter efektifitas cukai hasil tembakau itu di antarnya pengendalian konsumsi rokok, pemberantasan rokok ilegal, keberlangsungan tenaga kerja industri dan perkebunan tembakau, serta pemasukan negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat hati-hati. Tentu supaya keempatnya optimal,” ujarnya dalam diskusi bertajuk Optimalisasi Penerimaan Negara Melalui Kebijakan Tarif Cukai Tembakau, di Sopo Del Office and Lifestyle Tower, Mega Kuningan Barat III, Jakarta Selatan, Rabu kemarin, 28 Agustus 2019.

Dari keempat aspek tersebut, pekerjaan rumah terbersar DJBC adalah pemberantasan serta pengawasan rokok ilegal. Survei rokok ilegal yang dilakukan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta tahun 2018 lalu menunjukkan, jumlah rokok ilegal mencapai 7 persen dari total rokok beredar di pasar.

Rencana untuk menaikan tarif cukai sendiri masih menunggu pembahasan pemerintah dengan DPR. Namun, dalam rancangan APBN 2020, hal tersebut dapat ditebak lantaran target penerimaan DJBC dipatok sebesar Rp221,89 triliun atau naik 7,5 persen dari prakiraan pencapaian cukai tahun 2019 yang mencapai 205,55 triliun.

Dari target tersebut, 80,81 persen di antaranya akan diperoleh dari cukai sementara 19,19 persen sisanya berasal dari bea masuk dan bea keluar. Artinya target penerimaan cukai tahun depan mencapai 179,3 triliun, di mana 171,9 triliun atau 95,8 persen di antaranya berasal dari cukai hasil tembakau.

Jika tidak menaikkan tarif di tahun depan, pemerintah harus menempuh strategi lain seperti pemberantasan pita cukai ilegal. Hal tersebut sesuai dengan pertimbangan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 57/PMK.04/2017 tentang Penundaan Pembayaran Cukai untuk Pengusaha Pabrik atau Importir Barang Kena Cukai yang Melaksanakan Pelunasan dengan Cara Pelekatan Pita Cukai.

Atau, pemerintah bisa melakukan ekstensifikasi barang kena cukai baru seperti kantong pelastik, hingga penertiban barang kena cukai ilegal. (tirto)

Facebook Comments Box

Editor :

Berita Terkait

Meriah Grand Opening Kafe Adelwais Malilingi: Tempat Ngopi Plus Cemilan Khas Bantaeng
Gratis! Pemberangkatan, PT Andalan Mitra Prestasi Dorong 120 CPMI Sulsel ke Malaysia
Meriah, Sekda Bantaeng Buka Program Double Untung Bank Sulselbar
Jualan Minuman dan Makanan, PKL di Sekitar Huadi Group : Alhamdulillah Bisa Umroh
Lewat PSBM XXIV, Kadin SulSel Promosikan KEK Bira – Takabonerate
Kadin Sulsel akan Promosikan KEK Bira-Takabonerate lewat PSBM XXIV
BSI Bone Buka Layanan Terbatas, Catat Tanggalnya
Didampingi Pj Bupati Bone, Pj Gubernur Sulsel Tinjau Gerakan Pangan Murah
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 22 Juni 2024 - 13:21 WITA

Cegah Kecelakaan Kerja, Huadi Group Terus Update SDM Operator

Sabtu, 22 Juni 2024 - 13:17 WITA

Pemkab Akui Peran Polres dan Huadi Group Bantu Warga Bantaeng

Jumat, 21 Juni 2024 - 23:45 WITA

PKB Bantaeng Solid Kawal Ilham Azikin di Pilkada 2024

Jumat, 21 Juni 2024 - 20:00 WITA

PJ Bupati Bantaeng Konsultasi dengan KASN Terkait Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi

Jumat, 21 Juni 2024 - 06:32 WITA

Menhan Prabowo Subianto Terima Penghargaan ini dari Polri

Kamis, 20 Juni 2024 - 16:08 WITA

Jelang Konferensi, Ketua BEM FEB Unismuh Serukan Semangat Sinergi 

Rabu, 19 Juni 2024 - 21:37 WITA

Dari Inggris, Qalby Tiba di Jeneponto Langsung Tancap Gass ke Bangkala dan Rumbia

Rabu, 19 Juni 2024 - 13:41 WITA

Pj Ketua Tim Penggerak PKK Bantaeng, Hadiri Wisuda Akbar BKPRMI 

Berita Terbaru

News

PKB Bantaeng Solid Kawal Ilham Azikin di Pilkada 2024

Jumat, 21 Jun 2024 - 23:45 WITA