Mereka yang Tertunduk

Editor : |

Selasa, 10 Desember 2019 - 22:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PUBLIKASIONLINE.ID – Adzan Dhuhur hampir saja berkumandang. Di luar ruangan, terik mentari menyengat begitu hebatnya hingga menusuk sampai ke tulang sumsum. Seorang petugas Kepolisian menghampiri para tahanan yang sedang belajar kesabaran di balik jeruji.

Songkok hitam sudah terpasang rapih di kepala Polisi itu. Pada dada kirinya, sebuah papan nama bertuliskan Mulyoto. Sedang di kerah bajunya rajutan gambar tiga balok berwarna emas berpadu warna hitam dan merah pada tepian, menyatu dengan baik. Itu menandakan ia sudah berpangkat perwira pertama.

Mulyoto berdiri di hadapan mereka yang tertunduk menyesal. Sesekali mereka yang menyesal mengangguk-ngangguk. Mungkin saja mereka mulai sadar atas kesalahan yang diperbuat selama ini, hingga harus terisolir di balik dinginnya tembok berwarna kuning kecoklatan, lantai yang didominasi tegel putih dan jeruji berwarna hitam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mulyoto masih berdiri di antara mereka. Tak ada meja dan kursi, apalagi pengeras suara. Mulyoto terus memberikan wejangan, menyampaikan semua tentang kebajikan, tentang rohaniah, tentang berbuat baik dan berbagai upaya agar menghindari semua perilaku-perilaku yang menyimpang.

Di Mapolres Bulukumba, dalam sel tahanan, siang itu, Selasa, 10 Desember 2019 AKP Mulyoto mulai berbagi kisah, sampai pada ingatkan para tahanan untuk bermunajat kepada sang Khaliq, pencipta alam semesta.

Dengan begitu ia menaruh harapan besar agar semua perilaku buruk sebelum masuk ke ruangan sempit itu tak lagi diperbuat.

Wajah-wajah kegetiran tergambar jelas dari para tahanan. Mungkinkah mereka sudah bangun dari kelamnya perbuatan masa silam? Sedang Mulyoto terus saja meminta mereka agar memohon ampun kepada Allah Azza Wa Jalla.

Satu yang membekas tentang minuman beralkohol. Mulyoto lalu meminta agar kebiasaan meneguk barang haram itu untuk tidak lagi dibiasakan. Bukan hanya berdampak pada kesehatan, kata Mulyoto, juga meresahkan masyarakat.

“Minuman keras terbilang dapat menimbulkan kerusakan kesehatan bagi peminumnya, selain itu juga dapat meresahkan masyarakat dengan sering terjadinya keributan-keributan,” tutur Kasubbag Humas Polres Bulukumba, AKP Mulyoto, Selasa (10/12/2019).

Hari semakin berlalu, aktivitas lain tengah menunggu, di penghujung menjelang siang itu, Mulyoto kembali berpesan kepada mereka yang tertunduk agar senantiasa taat dalam menjalankan ibadah. Juga menguatkan mental selama menjalani masa hukuman di Mapolres Bulukumba.

Facebook Comments Box

Editor :

Berita Terkait

Istana Tepis Isu Reshuffle Kabinet yang Diembuskan IPW
Nikmatnya Nasi Bakar Udang Pette & Ayam Geprek D’Dapur Bantaeng
Student Mall Unismuh Makassar Siapkan Kebutuhan Kuliah dan Harian Mahasiswa
Gassing Warga Pangngai Tak Lekang Oleh Waktu, Mau Tau?
Peduli, Kapolres Sinjai Kunjungi Anak Penderita Penyakit Jantung Bocor Sekaligus Berikan Bantuan
Pernyataan Sikap Aliansi Mahasiswa UNM
Padewakang, Perahu Besar dari Pahatan Tangan Panrita Lopi
Ayo Datang dan Nikmati Pesona Air Terjun Walet Merah di Desa Kayu Loe Bantaeng

Berita Terkait

Selasa, 16 Juli 2024 - 23:36 WITA

Diduga Cemarkan Nama Baik, Owner Dwiaffor Diaporkan Ke Polisi

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:06 WITA

BREAKING NEWS: Kejari Tetapkan Tersangka Tiga Pimpinan dan Sekwan DPRD Bantaeng

Selasa, 16 Juli 2024 - 15:31 WITA

Inovasi Jedar Saskia PKM Pa’bentengang, Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak di Bantaeng

Senin, 15 Juli 2024 - 18:33 WITA

Warga Kampung Bangkulawang Minta Ilham Azikin Kembali Pimpin Bantaeng

Senin, 15 Juli 2024 - 18:00 WITA

Presentasi PKRI 2024, Inovasi RAJA SMILE Bantaeng Paparkan Keunggulan Layanan Kesehatan

Minggu, 14 Juli 2024 - 20:32 WITA

KNPI Sinjai Selatan Bakal Gelar Turnamen Sepak Bola, Ini Jadwal Pendaftarannya!

Minggu, 14 Juli 2024 - 18:16 WITA

PLN Apresiasi Huadi Group Atas Kontribusi Ekonomi Nasional dan Lokal

Minggu, 14 Juli 2024 - 14:28 WITA

Kolaborasi Wahdah Islamiyah dan Klinik Assyfah, BAZNAS Bulukumba Gelar Khitanan Massal 

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Diduga Cemarkan Nama Baik, Owner Dwiaffor Diaporkan Ke Polisi

Selasa, 16 Jul 2024 - 23:36 WITA