Tuntut Kebebasan Asrul, JOIN Makassar Siapkan Puluhan Pengacara

Editor : |

Selasa, 11 Februari 2020 - 21:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR – Menanggapi penahanan seorang jurnalis di tahanan Polda Sulsel akibat pemberitaan. Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Kota Makassar siapkan puluhan pengacara untuk pembebasan Muh. Asrul.

Ketua JOIN Makassar, Sabri mengatakan sebagai bentuk komitmen membela sesama profesi jurnalis. JOIN bersama Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia (PBHI) Sulsel akan mengawal kasus jurnalis berita news Muh. Asrul dan akan menurukan puluhan pengacara.

“Kami bersama PBHI Sulsel siapkan puluhan pengacara untuk membela jurnalis,” kata Sabri kepada wartawan, Selasa (11/02/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua PBHI Sulsel, Abdul Aziz Saleh menyayangkan atas penahanan jurnalis yang juga sebagai pilar keempat domkrasi. Menindak lanjuti Mou bersama JOIN Makassar dirinya siap mendapingi jurnalis yang bersamalah denga hukum termasuk kasus Muh Asrul.

“kami akan membackup dan kami siapkan puluhan lawyer pendamping jurnalis yang bermasalah dengan hukum,” tegasnya.

Diketahui Arsul ditahan atas sebuah laporan pemberitaan terkait kasus-kasus korupsi di kota Palopo. Hingga kini, ia masih menjalani penahanan di Polda Sulsel, Makassar. Penahanan dilakukan sejak 30 Januari 2020, setelah sebelumnya dilaporkan Farid Kasim Judas, putra wali kota Palopo, yang juga pejabat di Pemkot Palopo.

Asrul ditahan atas tulisan berisi dugaan korupsi Kasim yang ditulis Asrul dan dimuat di Berita.news serta disebar di sejumlah akun media sosial. Asrul pun terancam dijerat dengan Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Facebook Comments Box

Editor :

Berita Terkait

Pertamakali Ikuti Kejurda Petanque Sulsel, ini Harapan Atlet Maros Usai Sabet Medali
15 Petani Muda Bantaeng Terima Hibah Kompetitif 430 Juta dari YESS Programme
Dorong Wirausaha Muda Bantaeng, YESS PROGRAMME Gelar Open Day 2024
Dorong Pengelolaan Keuangan Transparan dan Akuntabel, KPU Bantaeng Gelar Bimtek 
Hari Kesadaran Nasional, ASN Bantaeng Diharapkan Dapat Kedepankan Netralitas
Kakek Lansia Pelaku Rudapaksa Anak Dibawah Umur Diamankan Polisi
Hari Kesadaran Nasional di SMKN 1 Bantaeng: Menekankan Disiplin dan Cinta Tanah Air
Diduga Cemarkan Nama Baik, Owner Dwiaffor Dilaporkan Ke Polisi

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 23:07 WITA

Pertamakali Ikuti Kejurda Petanque Sulsel, ini Harapan Atlet Maros Usai Sabet Medali

Rabu, 17 Juli 2024 - 20:52 WITA

15 Petani Muda Bantaeng Terima Hibah Kompetitif 430 Juta dari YESS Programme

Rabu, 17 Juli 2024 - 19:47 WITA

Dorong Wirausaha Muda Bantaeng, YESS PROGRAMME Gelar Open Day 2024

Rabu, 17 Juli 2024 - 18:09 WITA

Dorong Pengelolaan Keuangan Transparan dan Akuntabel, KPU Bantaeng Gelar Bimtek 

Rabu, 17 Juli 2024 - 17:33 WITA

Hari Kesadaran Nasional, ASN Bantaeng Diharapkan Dapat Kedepankan Netralitas

Rabu, 17 Juli 2024 - 13:04 WITA

Hari Kesadaran Nasional di SMKN 1 Bantaeng: Menekankan Disiplin dan Cinta Tanah Air

Selasa, 16 Juli 2024 - 23:36 WITA

Diduga Cemarkan Nama Baik, Owner Dwiaffor Dilaporkan Ke Polisi

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:06 WITA

BREAKING NEWS: Kejari Tetapkan Tersangka Tiga Pimpinan dan Sekwan DPRD Bantaeng

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisnis

15 Petani Muda Bantaeng Terima Hibah Kompetitif 430 Juta dari YESS Programme

Rabu, 17 Jul 2024 - 20:52 WITA