Presiden Jokowi Sebut Kepala Daerah Bisa Tentukan Status Kedaruratan Virus COrona

Editor : |

Minggu, 15 Maret 2020 - 17:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pers terkait penanganan COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu, 15 Maret 2020. (Foto: Antara/Sigid Kurniawan)

Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pers terkait penanganan COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu, 15 Maret 2020. (Foto: Antara/Sigid Kurniawan)

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa Kepala Daerah bisa menentukan status kedaruratan wilayah selama penanganan Virus corona atau Covid-19. Meski begitu, sebelum menyimpulkan status, diperintahkan terlebih dahulu untuk berkonsultasi ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Kepada seluruh gubernur, bupati, wali kota untuk memonitor seluruh daerah, dan konsultasi dengan pakar dalam menelaah situasi yang ada, kemudian juga terus berkonsultasi BNPB untuk menentukan status daerahnya, siaga darurat atau tanggap darurat non-alam,” ujar Jokowi saat memberikan keterangan pers di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu 15 Maret 2020, dikutip dari Antara.

“Berdasarkan status kedaruratan tersebut, jajaran pemerintah daerah dibantu TNI dan Polri serta dukungan Pemerintah Pusat untuk terus melakukan langkah-langkah dalam mengatasi penyebaran Covid-19,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jokowi meminta kepala daerah, baik itu gubernur, bupati dan wali kota untuk terus memantau kondisi daerah masing-masing, serta berkonsultasi dengan pakar medis untuk menelaah situasi yang terjadi.

Kepala Negara menekankan yang terpenting saat ini adalah menjaga interaksi sosial (social distancing) untuk mencegah meluasnya penularan virus corona.

Maka itu, beberapa opsi kebijakan dapat diambil seperti menerapkan pembelajaran dari rumah bagi pelajar dan mahasiswa, serta bekerja dari rumah secara daring (online) bagi para pekerja.

Jokowi juga mengimbau untuk setiap pemangku kepentingan agar menunda kegiatan yang melibatkan banyak peserta. “Serta meningkatkan pelayanan pemeriksaan COVID-19 dan meningkatkan pengobatan dengan menggunakan RSUD dan RS Swasta, serta lembaga riset dan pendidikan tinggi yang direkomendasikan Kementerian Kesehatan,” ujar dia. (Tgr)

Facebook Comments Box

Editor :

Berita Terkait

Nurkanita Kahfi: Pemuda Berperan Penting dalam Pemberdayaan Ekonomi Perempuan di Bantaeng
Semarak Hari Anak Nasional, Bunda PAUD Terus Upayakan Pendidikan dan Pengasuhan Terbaik
Bawaslu Bantaeng Gelar Pembinaan Penyelesaian Sengketa, Ketua: Agar Profesionalisme
Dorong Peningkatan SDM, KT Desa Bonto Cinde Gelar Pelatihan LKKP
Tingkatkan Pelayanan Ibu Bersalin, PKM Campagaloe Lahirkan Inovasi SASKIA PUBER
Pengusaha Kalimantan asal Bantaeng Ajak Warga Nipa-Nipa Dukung Ilham Azikin
Tanam Pohon Bersama Dandim 1410 Bantaeng, Kades Bonto Lojong: Hijaukan Lingkungan
Atlet Badminton Putri Bantaeng Juara O2SN SMA/MA Tingkat Sulsel

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 11:17 WITA

Nurkanita Kahfi: Pemuda Berperan Penting dalam Pemberdayaan Ekonomi Perempuan di Bantaeng

Sabtu, 20 Juli 2024 - 22:49 WITA

Semarak Hari Anak Nasional, Bunda PAUD Terus Upayakan Pendidikan dan Pengasuhan Terbaik

Sabtu, 20 Juli 2024 - 22:44 WITA

Bawaslu Bantaeng Gelar Pembinaan Penyelesaian Sengketa, Ketua: Agar Profesionalisme

Sabtu, 20 Juli 2024 - 15:45 WITA

Dorong Peningkatan SDM, KT Desa Bonto Cinde Gelar Pelatihan LKKP

Sabtu, 20 Juli 2024 - 15:18 WITA

Tingkatkan Pelayanan Ibu Bersalin, PKM Campagaloe Lahirkan Inovasi SASKIA PUBER

Jumat, 19 Juli 2024 - 22:41 WITA

Tanam Pohon Bersama Dandim 1410 Bantaeng, Kades Bonto Lojong: Hijaukan Lingkungan

Jumat, 19 Juli 2024 - 21:15 WITA

Atlet Badminton Putri Bantaeng Juara O2SN SMA/MA Tingkat Sulsel

Jumat, 19 Juli 2024 - 16:42 WITA

Pj. Bupati Andi Abubakar Hadiri Pertemuan Dengan Menteri PAN-RB

Berita Terbaru