Cadangan Beras di Sulsel Jika Lockdown Berlaku

Editor : |

Selasa, 24 Maret 2020 - 20:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat koordinasi soal ketersediaan pangan jika diberlakukan lockdown di Sulsel.

Rapat koordinasi soal ketersediaan pangan jika diberlakukan lockdown di Sulsel.

MAKASSAR – Dinas Sosial Sulsel dan Bulog lakukan rapat koordinasi soal ketersediaan pangan keluarga miskin. Sekaligus membicarakan langkah antisipasi jangka pendek dan jangka panjang.

Jangka pendek untuk mengcover warga yang terdampak langsung kebijakan social distancing, sementara jangka panjang untuk mempersiapkan jika nantinya Status tanggap darurat diberlakukan di Sulsel.

“Dinsos akan segera mengkoordinasikan kepada Dinsos Kabupaten/Kota khususnya data base keluarga diluar bantuan sosial reguler untuk cover keluarga miskin di Sulsel,” ungkap Kepala Dinas Sosial, Agustinus Appang di Ruang Rapat Dinas Sosial, Selasa (24/3/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sulselbar mengungkapkan bahwa kebutuhan beras untuk Sulsel cukup 3 bulan kedepan.

“Stok beras Bulog di Sulselbar cukup untuk memenuhi kebutuhan beras Sulsel 3 Bulan kedepan,” kata Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sulselbar, Eko Pranoto.

Diketahui bulan depan sudah musim panen, diharapkan mampu menambah stok beras di Sulsel.

Cadangan beras Pemerintah pun terbilang besar, yang akan di salurkan melalui Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota.

“Ada pun jatah CBP (cadangan beras pemerintah) untuk Provinsi 200 ton, untuk Kabupaten/Kota masing-masing 100 ton, stok tersedia standby di gudang Bulog,” sambungnya.

Proses penyalurannya berdasarkan permintaan daerah yang mengacu pada Permensos No. 22 tahun 2019.

Pemenuhan permintaan oleh Gubernur, Bupati, Walikota didasarkan status tanggap darurat yang ditetapkan oleh masing-masing pimpinan daerah berdasarkan hasil kajian gugus tugas penanggulangan bencana daerah (BNPBD).

Terpisah, Wagub Sulsel yang terus memantau koordinasi penanganan covid 19, mengatakan bawah rakor dilakukan untuk mengantisipasi dampak kebijakan slow down aktivitas masyarakat karena covid19.

Khususnya usaha kecil dan fakir miskin, juga untuk menjaga stok beras dan sembako.

“Ada banyak keluarga menurun bahkan kehilangan penghasilan sehari-hari akibat pengaruh langsung kebijakan social distancing, aktivitas transaksi ekonomi menurun dan tentunya banyak keluarga terdampak, ini harus menjadi perhatian khusus,” Imbuh Andi Sudirman Sulaiman.

Facebook Comments Box

Editor :

Berita Terkait

Pertamakali Ikuti Kejurda Petanque Sulsel, ini Harapan Atlet Maros Usai Sabet Medali
15 Petani Muda Bantaeng Terima Hibah Kompetitif 430 Juta dari YESS Programme
Dorong Wirausaha Muda Bantaeng, YESS PROGRAMME Gelar Open Day 2024
Dorong Pengelolaan Keuangan Transparan dan Akuntabel, KPU Bantaeng Gelar Bimtek 
Hari Kesadaran Nasional, ASN Bantaeng Diharapkan Dapat Kedepankan Netralitas
Kakek Lansia Pelaku Rudapaksa Anak Dibawah Umur Diamankan Polisi
Hari Kesadaran Nasional di SMKN 1 Bantaeng: Menekankan Disiplin dan Cinta Tanah Air
Diduga Cemarkan Nama Baik, Owner Dwiaffor Dilaporkan Ke Polisi

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 23:07 WITA

Pertamakali Ikuti Kejurda Petanque Sulsel, ini Harapan Atlet Maros Usai Sabet Medali

Rabu, 17 Juli 2024 - 20:52 WITA

15 Petani Muda Bantaeng Terima Hibah Kompetitif 430 Juta dari YESS Programme

Rabu, 17 Juli 2024 - 19:47 WITA

Dorong Wirausaha Muda Bantaeng, YESS PROGRAMME Gelar Open Day 2024

Rabu, 17 Juli 2024 - 18:09 WITA

Dorong Pengelolaan Keuangan Transparan dan Akuntabel, KPU Bantaeng Gelar Bimtek 

Rabu, 17 Juli 2024 - 17:33 WITA

Hari Kesadaran Nasional, ASN Bantaeng Diharapkan Dapat Kedepankan Netralitas

Rabu, 17 Juli 2024 - 13:04 WITA

Hari Kesadaran Nasional di SMKN 1 Bantaeng: Menekankan Disiplin dan Cinta Tanah Air

Selasa, 16 Juli 2024 - 23:36 WITA

Diduga Cemarkan Nama Baik, Owner Dwiaffor Dilaporkan Ke Polisi

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:06 WITA

BREAKING NEWS: Kejari Tetapkan Tersangka Tiga Pimpinan dan Sekwan DPRD Bantaeng

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisnis

15 Petani Muda Bantaeng Terima Hibah Kompetitif 430 Juta dari YESS Programme

Rabu, 17 Jul 2024 - 20:52 WITA