Kuli Bangunan Tak Berkutik Digelandang ke Kantor Polisi, Jual Sabu sih!

Editor : |

Selasa, 24 Maret 2020 - 20:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku S Ari Wibowo (kanan) usai diringkus petugas Kepolisian.

Pelaku S Ari Wibowo (kanan) usai diringkus petugas Kepolisian.

Sergai – Team Khusus Anti Bandit Polsek Perbaungan Polres Sergai meringkus terduga pengedar sabu, Supriadi Ari Wibowo (29) saat menunggu pembeli. Alhasil pria yang kesehariannya sebagai kuli bangunan itu akhirnya digelandang ke Mako Polsek Perbaungan.

Kepolisian setempat menjelaskan bahwa penangkapan tersebut setelah mendapati laporan adanya peredaran narkoba di kawasan jalan Deli Kampung Banten, Kecamatan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Sergai.

Petugas pun bergerak cepat hingga akhirnya pelaku tersebut berhasil diringkus pada Jumat (20/3/2020) lalu. Selain pelaku, Polisi juga menyita barang bukti sebungkus rokok di dalamnya berisikan tiga paket sabu seberat 1,26 gram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Atas laporan masyarakat, team bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan sesuai informasi tersebut. Kemudian team melihat pelaku sedang berada didalam rumah milik warga saat sedang berdiri menunggu pembeli narkotika jenis sabu,” kata Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang dalam keterangan resminya, Selasa, 24 Marer 2020.

“Tersangka S alias Ari ditangkap di rumah warga saat sedang berdiri menunggu pembeli sabu,” lanjut dia.

Dari hasil pemeriksaan, pria yang diketahui berstatus duda ini mengaku baru dua pekan menjalani praktik jual beli barang haram tersebut.

Kepada petugas, pelaku Ari Wibowo juga menjelaskan bahwa dia memperoleh barang haram itu dari bandar berinisial W.

Petugas kemudian melakukan pengembangan terhadap W. Hanya saja belum berhasil diamankan.

“Saat ini tersangka dan barang bukti sudah di amankan dan dilimpahkan ke Sat Narkoba Polres Sergai untuk proses hukum lebih lanjut dan dikenakan pasal 114 (1) Subs pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Natkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama dua puluh tahun,” tutup Robin Simatupang.

Facebook Comments Box

Editor :

Berita Terkait

Semarak Hari Anak Nasional, Bunda PAUD Terus Upayakan Pendidikan dan Pengasuhan Terbaik
Bawaslu Bantaeng Gelar Pembinaan Penyelesaian Sengketa, Ketua: Agar Profesionalisme
Dorong Peningkatan SDM, KT Desa Bonto Cinde Gelar Pelatihan LKKP
Tingkatkan Pelayanan Ibu Bersalin, PKM Campagaloe Lahirkan Inovasi SASKIA PUBER
Pengusaha Kalimantan asal Bantaeng Ajak Warga Nipa-Nipa Dukung Ilham Azikin
Tanam Pohon Bersama Dandim 1410 Bantaeng, Kades Bonto Lojong: Hijaukan Lingkungan
Atlet Badminton Putri Bantaeng Juara O2SN SMA/MA Tingkat Sulsel
Pj. Bupati Andi Abubakar Hadiri Pertemuan Dengan Menteri PAN-RB
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juli 2024 - 22:49 WITA

Semarak Hari Anak Nasional, Bunda PAUD Terus Upayakan Pendidikan dan Pengasuhan Terbaik

Sabtu, 20 Juli 2024 - 22:44 WITA

Bawaslu Bantaeng Gelar Pembinaan Penyelesaian Sengketa, Ketua: Agar Profesionalisme

Sabtu, 20 Juli 2024 - 15:45 WITA

Dorong Peningkatan SDM, KT Desa Bonto Cinde Gelar Pelatihan LKKP

Sabtu, 20 Juli 2024 - 15:18 WITA

Tingkatkan Pelayanan Ibu Bersalin, PKM Campagaloe Lahirkan Inovasi SASKIA PUBER

Sabtu, 20 Juli 2024 - 12:47 WITA

Pengusaha Kalimantan asal Bantaeng Ajak Warga Nipa-Nipa Dukung Ilham Azikin

Jumat, 19 Juli 2024 - 21:15 WITA

Atlet Badminton Putri Bantaeng Juara O2SN SMA/MA Tingkat Sulsel

Jumat, 19 Juli 2024 - 16:42 WITA

Pj. Bupati Andi Abubakar Hadiri Pertemuan Dengan Menteri PAN-RB

Jumat, 19 Juli 2024 - 16:04 WITA

Lapas Berpartisipasi dalam Donor Darah di Kejari Bulukumba

Berita Terbaru