11 Jenazah Diduga Terjangkit Virus Corona Dimakamkan di Gowa

Editor : |

Minggu, 5 April 2020 - 12:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil jenazah

Mobil jenazah

MAKASSAR—Kesigapan personil pengamanan di lokasi pemakaman korban yang diduga terjangkit virus corona COVID- 19 terus ditingkatkan saat jenazah dari wilayah Makassar menuju lokasi pemakaman yang berada di Jalan Teratai Indah Macanda, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Terpantau di saat jenazah akan menuju ke lokasi pemakaman, para personil yang berjaga di pos-pos yang telah ditentukan sigap dan menutup semua akses jalan bagi kendaraan lain.

Seluruh personel gabungan Kodim 1409, Polres Gowa, Batalyon Kav-10 Makassar dan Satpol PP, serta Brimob Polda Sulsel bersiaga di semua titik pengamanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan dikawal personil lalu lintas dari Ditlantas Polda Sulsel, jenazah dan tim kesehatan serta keluarga korban tiba di lokasi pemakaman dengan selamat.

Selanjutnya, prosesi pemakaman dilakukan dengan waktu kurang lebih 6 menit lamanya. Sementara Tim Gugus Depan COVID-19 dan keluarga korban meninggalkan lokasi pemakaman.

“Saya selaku penanggung jawab Kamtibmas di Kabupaten Gowa sangat bersyukur karena prosesi pemakaman terhadap 11 jenazah yang diduga terjangkit COVID-19 hingga hari ini Minggu 5 April 2020 pukul 11.30 Wita dapat berjalan aman dan kondusif,” kata Kapolres Gowa, AKBP. Boy Samola.

Boy juga sangat berterima kasih dan mengapresiasi kerja sama dari semua pihak, khususnya warga yang berdomisili di sekitar lokasi pemakaman yang turut mendukung pemakaman para korban, terang Boy. (*)

Facebook Comments Box

Editor :

Berita Terkait

Pertamakali Ikuti Kejurda Petanque Sulsel, ini Harapan Atlet Maros Usai Sabet Medali
15 Petani Muda Bantaeng Terima Hibah Kompetitif 430 Juta dari YESS Programme
Dorong Wirausaha Muda Bantaeng, YESS PROGRAMME Gelar Open Day 2024
Dorong Pengelolaan Keuangan Transparan dan Akuntabel, KPU Bantaeng Gelar Bimtek 
Hari Kesadaran Nasional, ASN Bantaeng Diharapkan Dapat Kedepankan Netralitas
Kakek Lansia Pelaku Rudapaksa Anak Dibawah Umur Diamankan Polisi
Hari Kesadaran Nasional di SMKN 1 Bantaeng: Menekankan Disiplin dan Cinta Tanah Air
Diduga Cemarkan Nama Baik, Owner Dwiaffor Dilaporkan Ke Polisi

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 23:07 WITA

Pertamakali Ikuti Kejurda Petanque Sulsel, ini Harapan Atlet Maros Usai Sabet Medali

Rabu, 17 Juli 2024 - 20:52 WITA

15 Petani Muda Bantaeng Terima Hibah Kompetitif 430 Juta dari YESS Programme

Rabu, 17 Juli 2024 - 19:47 WITA

Dorong Wirausaha Muda Bantaeng, YESS PROGRAMME Gelar Open Day 2024

Rabu, 17 Juli 2024 - 18:09 WITA

Dorong Pengelolaan Keuangan Transparan dan Akuntabel, KPU Bantaeng Gelar Bimtek 

Rabu, 17 Juli 2024 - 17:33 WITA

Hari Kesadaran Nasional, ASN Bantaeng Diharapkan Dapat Kedepankan Netralitas

Rabu, 17 Juli 2024 - 13:04 WITA

Hari Kesadaran Nasional di SMKN 1 Bantaeng: Menekankan Disiplin dan Cinta Tanah Air

Selasa, 16 Juli 2024 - 23:36 WITA

Diduga Cemarkan Nama Baik, Owner Dwiaffor Dilaporkan Ke Polisi

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:06 WITA

BREAKING NEWS: Kejari Tetapkan Tersangka Tiga Pimpinan dan Sekwan DPRD Bantaeng

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisnis

15 Petani Muda Bantaeng Terima Hibah Kompetitif 430 Juta dari YESS Programme

Rabu, 17 Jul 2024 - 20:52 WITA