Tamat! 3 Pelaku Diduga Penimbun BBM Bersubsidi Diamankan Polisi di Jeneponto

Editor : |

Kamis, 9 April 2020 - 10:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENEPONTO—Polres Jeneponto mengungkap dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Kali ini, Polres Jeneponto menangkap 3 orang terduga pelaku penimbun BBM bersubsidi jenis solar dan premium. Diketahui ditangan pelaku polisi menyita 3 unit kendaraan roda empat dan 46 jerigen.

Para pelaku ditangkap oleh Personil Unit Patroli Sat Sabhara Polres Jeneponto, di SPBU Jalan Pahlawan, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulsel, Rabu 8 April 2020.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketiga pelaku tersebut bernama Onda (25) warga Dusun Embo, Desa Turatea, Kecamatan Tamalatea, Nasrun (35) warga Pammanjengang, Keluarahan Bontotanga, Kecamatan Tamalatea. Dan Firman Dg Tanga (40) warga Pammanjengang, Kelurahan Bontotanga, Kecamatan Tamalatea, kabupaten Jeneponto.

Kepada media, Kasubag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul mengatakan bahwa terungkapnya kasus penimbunan BBM ilegal itu berawal saat Unit Patroli Sat Sabhara melaksanakan Patroli rutin.

Kemudian, polisi mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa terdapat mobil yang diduga mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Jalan Pahlawan.

“Atas informasi tersebut Unit Patroli Sabhara melakukan pengecekan terhadap SPBU yang dimaksud dan menemukan mobil yang berisi Jerigen yang dilengkapi dengan Pompa dan selang yang terhubung ke tangki Mobil yang sudah di Modifikasi,” ujarnya, AKP Syahrul lewat Via Whatsapp.

Syahrul juga menyebutkan bahwa penimbunan BBM jenis premium yang dilakukan para pelaku tersebut diduga bekerja sama dengan pengawas dan petugas operator pompa bensin.

“Penimbunan BBM jenis Premium yang dilakukan oleh para pelaku diduga bekerja sama dengan pengawas, petugas dan operator pompa bensin,” sebutnya.

Dia juga menegaskan, bahwa atas perbuatan para pelaku serta pengawas petugas dan operator, merupakan perbuatan melanggar.

“Jelas itu perbuatan melanggar hukum undang – undang nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi,” terang Syahrul.

Selanjutnya barang bukti dan terduga pelaku diamankan di Mako Polres Jeneponto untuk proses lebih lanjut.

Facebook Comments Box

Editor :

Berita Terkait

Pertamakali Ikuti Kejurda Petanque Sulsel, ini Harapan Atlet Maros Usai Sabet Medali
15 Petani Muda Bantaeng Terima Hibah Kompetitif 430 Juta dari YESS Programme
Dorong Wirausaha Muda Bantaeng, YESS PROGRAMME Gelar Open Day 2024
Dorong Pengelolaan Keuangan Transparan dan Akuntabel, KPU Bantaeng Gelar Bimtek 
Hari Kesadaran Nasional, ASN Bantaeng Diharapkan Dapat Kedepankan Netralitas
Kakek Lansia Pelaku Rudapaksa Anak Dibawah Umur Diamankan Polisi
Hari Kesadaran Nasional di SMKN 1 Bantaeng: Menekankan Disiplin dan Cinta Tanah Air
Diduga Cemarkan Nama Baik, Owner Dwiaffor Dilaporkan Ke Polisi
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 23:07 WITA

Pertamakali Ikuti Kejurda Petanque Sulsel, ini Harapan Atlet Maros Usai Sabet Medali

Rabu, 17 Juli 2024 - 20:52 WITA

15 Petani Muda Bantaeng Terima Hibah Kompetitif 430 Juta dari YESS Programme

Rabu, 17 Juli 2024 - 19:47 WITA

Dorong Wirausaha Muda Bantaeng, YESS PROGRAMME Gelar Open Day 2024

Rabu, 17 Juli 2024 - 18:09 WITA

Dorong Pengelolaan Keuangan Transparan dan Akuntabel, KPU Bantaeng Gelar Bimtek 

Rabu, 17 Juli 2024 - 17:33 WITA

Hari Kesadaran Nasional, ASN Bantaeng Diharapkan Dapat Kedepankan Netralitas

Rabu, 17 Juli 2024 - 13:04 WITA

Hari Kesadaran Nasional di SMKN 1 Bantaeng: Menekankan Disiplin dan Cinta Tanah Air

Selasa, 16 Juli 2024 - 23:36 WITA

Diduga Cemarkan Nama Baik, Owner Dwiaffor Dilaporkan Ke Polisi

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:06 WITA

BREAKING NEWS: Kejari Tetapkan Tersangka Tiga Pimpinan dan Sekwan DPRD Bantaeng

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisnis

15 Petani Muda Bantaeng Terima Hibah Kompetitif 430 Juta dari YESS Programme

Rabu, 17 Jul 2024 - 20:52 WITA