Komentar Netizen soal Gebrak Ramadhan, Ada yang Sebut Unfaedah

Editor : |

Selasa, 19 Mei 2020 - 04:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gebrak Ramadhan.

Gebrak Ramadhan.

Bantaeng, Publikasi Online – Gebrak Ramadhan kembali menuai polemik, kali ini datangnya dari warganet.

Tak sedikit yang bersepakat agar agenda itu ditiadakan saja. Sebab sejatinya di masa pandemi corona ini penyelenggara fokus pada penanganan Covid-19.

Seperti yang diutarakan pemilik akun facebook Dzulkarnain. Dalam komentarnya di grup media sosial facebook Info Sekitar Kabupaten Bantaeng, Dzulkarnain memberi pandangan bahwa sebaiknya anggaran yang digunakan dalam lomba tersebut difokuskan pada penyaluran sembako kepada warga yang terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Seharusnya kegiatan “Gerobak Ramadhan” etisnya perlu di tiadakan,, mengingat bantaeng sudah ada satu warga yang terpapar covid19,, kegiatan positif itu secara tidak langaung akan unfaedah,, bukankah seluruh elemen masyarakat sementara berjuang untuk bersatu melawan wabah ini,,, lebih berfaedah jika uang berkegiatan itu di alihkan ke masyarakat dalam bentuk sembako yang belum mendapatkan, ataukah buatkan volunterr edukasi ke setiap desa terkait pola hidup sehat dan menghindari wabah virus corona,, pasti akan lebih berfaedah,, di bandingkan kegiatan yg sifatnya seremonila belaka,” tulis Dzulkarnain pada kolom komentar.

Komentar lain yang menjurus ihwal penggunaan anggaran yang tak tepat sasaran datangnya dari akun Haris Safitra.

Dalam unggahan komentar yang dilayangkan, pemilik akun tersebut meminta agar penanganan covid harus serius, tidak membuang anggaran dengan kegiatan yang bersifat seremoni saja.

“Buat apa buang-buang anggaran dengan kegiatan sekedar ceremoni. Mending dipkai anggarannya untuk fokus penanganan covid-19,” kutip akun Haris Safitra.

Namun rupanya penyelenggara tetap melaksanakan kegiatan yang sedianya berlangsung dari 4 Mei hingga 20 Mei 2020 itu dengan alibi sebagai bentuk edukasi di masa pandemi corona.

Kendati demikian, hanya kalangan tertentu saja yang bisa teredukasi lewat kegiatan itu. Hal itu ditandai dengan masih bebal sebagian masyarakat.

Seperti diketahui beberapa waktu lalu, ketika program ini tengah berjalan, di tempat lain masyarakat Bantaeng masih berkumpul bahkan berdesak-desakan di GOR, jalan Elang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng. Bentuk edukasi yang digaungkan pun seketika gugur melihat fenomena itu.

Sebelumnya Rahman Ramlan yang merupakan Sekretaris Panitia mengatakan Gebrak Ramadhan digelar dengan cara daring. Dia juga mengatakan, tujuan kegiatan itu untuk memberi ruang kreativitas bagi pelajar sekaligus mengapresiasi aksi kebaikan yang terdokumentasi baik di media sosial.

Untuk total anggaran, dia mengatakan tidak banyak, hanya untuk kebutuhan hadiah para pemenang. Bila dikalkulasi sekitar Rp 20 juta untuk 6 lomba dengan pemenang juara 1, 2 dan 3.

“Kebetulan ada beberapa SKPD yang punya kegiatan lomba, jadi mereka ikut berpartisipasi seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Bidang PPPA (PMD), Dinas Perpustakaan, Kominfo dan BPBD. Untuk kebutuhan operasional sekretariat ditanggung PDAM sekaligus Ketua Panitia,” katanya.

Menyikapi penggunaan anggaran pada kegiatan itu, nampaknya pihak Kejaksaan Negeri Bantaeng juga menaruh perhatian.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Bantaeng, Budiman Abdul Karib yang dikonfirmasi mengatakan, terkait polemik itu, pihaknya akan melakukan telaah pada setiap indikasi korupsi.

“Karena tugas saya. Setiap indikasi korupsi pasti saya lakukan telaah, lengumoulan data. Bahkan kalau indikasi kuat bisa dilakukan penyelidikan dan penyidikan,” kata Budiman seperti dikutip dari Rakyat Sulsel.

Facebook Comments Box

Editor :

Berita Terkait

Huadi Group – Yayasan Melatis Kompak Dampingi Warga Bantaeng
Kolaborasi Wahdah Islamiyah dan Klinik Assyfah, BAZNAS Bulukumba Gelar Khitanan Massal 
Peduli Lingkungan Sehat, Lurah Apala Bone Lakukan Jum’at Bersih
Program Gratis Seragam Sekolah Masih Ditunggu Orang Tua Murid
Ikuti Pelatihan Media, Panwaslu Ulu Ere Bantaeng: Lawan Informan Tak Bertanggungjawab
Lewat PJ Gubernur Sulsel, Junaedi Bakri Harapkan Pasar Karisa Jeneponto Segera di Bangun 
Puluhan Warga Baruga Ikut Pemeriksaan Kesehatan Gratis Huadi Group
Ramah Tamah Perhiptani, Spirit Kebersamaan Diharapkan Membangun Pertanian
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 16 Juli 2024 - 23:36 WITA

Diduga Cemarkan Nama Baik, Owner Dwiaffor Diaporkan Ke Polisi

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:06 WITA

BREAKING NEWS: Kejari Tetapkan Tersangka Tiga Pimpinan dan Sekwan DPRD Bantaeng

Selasa, 16 Juli 2024 - 15:31 WITA

Inovasi Jedar Saskia PKM Pa’bentengang, Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak di Bantaeng

Senin, 15 Juli 2024 - 18:33 WITA

Warga Kampung Bangkulawang Minta Ilham Azikin Kembali Pimpin Bantaeng

Senin, 15 Juli 2024 - 18:00 WITA

Presentasi PKRI 2024, Inovasi RAJA SMILE Bantaeng Paparkan Keunggulan Layanan Kesehatan

Minggu, 14 Juli 2024 - 20:32 WITA

KNPI Sinjai Selatan Bakal Gelar Turnamen Sepak Bola, Ini Jadwal Pendaftarannya!

Minggu, 14 Juli 2024 - 18:16 WITA

PLN Apresiasi Huadi Group Atas Kontribusi Ekonomi Nasional dan Lokal

Minggu, 14 Juli 2024 - 14:28 WITA

Kolaborasi Wahdah Islamiyah dan Klinik Assyfah, BAZNAS Bulukumba Gelar Khitanan Massal 

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Diduga Cemarkan Nama Baik, Owner Dwiaffor Diaporkan Ke Polisi

Selasa, 16 Jul 2024 - 23:36 WITA