Bupati Bantaeng Perdana Kaji Terap Penggunaan Pupuk Tanaman Padi

BANTAENG – Bertempat di Kelurahan Bonto Manai, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin baru saja melakukan Penanaman Perdana Kaji Terap Penggunaan Pupuk Pada Tanaman Padi dalam kegiatan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT), yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng, Kamis 14 Januari Pagi.

Kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan metode alih teknologi kepada petani sebagai pembelajaran untuk meningkatkan produksi dan produktivitas usaha tani.

Dijelaskan oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan, Ummu Kalsum, bahwa kawasan SLPTT yang kita laksanakan ditempat ini seluas 22,65 ha dan di dalamnya ada kawasan (LL) atau biasa dikenal dengan laboratorium lapangan yakni tempat petani dan petugas pelajar teknologi yang akan kita kaji seluas 0.003 ha atau 3 are.

“Dari hasil pengujian ini kita akan melihat perlakuan mana yang memberikan peningkatan produksi yang sangat tinggi sehingga bisa direkomendasikan kepada petani di dalam usaha taninya dan tidak lagi tergantung pada suatu jenis produk saja”, ujarnya.

Sementara itu Bupati Bantaeng Dr.H.Ilham Azikin dalam sambutannya mengatakan bahwa “ini menjadi sesuatu yang harus dikawal, agar distribusinya dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Apalagi baru-baru ini Bantaeng telah mendapat penghargaan dari Pemprov Sulsel karena di masa pandemi mampu mempertahankan angka dan meningkatkan tingkat produksi pertanain,” ujar Ilham Azikin

Pada kesempatan tersebut laboratorium lapangan akan mengkaji penggunaan pupuk terhadap peningkatan produksi sesuai kebutuhan unsur hara pada tanaman padi dengan beberapa perlakuan. Teknis kaji terap penggunaan pupuk terhadap peningkatan produksi seperti kebutuhan unsur hara pada tanaman padi.

Dilakukan pula penyerahan bantuan alat mesin pertanian, antara lain Hand Traktor Power Tresher, pompa air, Power Tresher multi guna, Hand Sprayer. Turut hadir pada kegiatan itu antara lain Kadis Pertanian, Budi Taufik, Danramil, Kapten Baso Amang, Sekcam Bissappu, Poniman, serta para KTNA, penyuluh dan para petani.


Bagaimana Tanggapan Anda?


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA