Begini Kronologis Penangkapan Curanmor , Hingga 1 Orang Ditembak Polisi

PDAM MAKASSAR

BANTAENG – Kasus Penangkapan Pelaku dugaan Curanmor Di Kampung Senea Desa Bonto Tallasa Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng hingga menyebabkan 1 korban tertembak petugas dengan tindakan tegas dan terukur.

Penangkapan tersebut dilakukan Unit Resmob bersama dengan Unit Pidum Sat Reskrim Polres Bantaeng kepada terduga pelaku curanmor atas nama nisial (LA) di Kampung Parangnga Desa Bonto Daeng Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng.

Tim Unit Resmob bersama dengan Unit Pidum Sat Reskrim Polres Bantaeng Pada, Rabu tanggal 31 Maret 2021 sekitar pukul 19:30 Wit

Kronologis kejadian :
Bermula ketika Unit Resmob Sat Reskrim Polres Bantaeng melakukan penangkapan pelaku kasus pencurian motor ( Curanmor) di Kampung Senea Desa Bonto Tallasa Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng tepatnya dirumah anaknya Maudu, dengan pembagian tugas secara Body System karena pertimbangan malam hari.

Saat melakukan penangkapan, petugas sebagian masuk kedalam rumah panggung dan sebagian lagi berada di bawah rumah.

Kemudian dilakukan penangkapan terhadap pelaku curanmor atas nama (LA) yang berada di atas rumah. Maudu (50) tiba-tiba muncul dan membawa senjata tajam jenis parang panjang dan langsung menyerang dengan cara menebas arah leher Petugas. Namun ditangkis menggunakan lengan atas sebelah kiri yang mengakibatkan luka terbuka dan tulang patah.

Melihat petugas dalam kondisi terluka akibat tebasan parang oleh Maudu (50) petugas yang posisinya berada di serambi rumah melihat ada petugas yg diserang oleh Maudu, melakukan tindakan tegas dan terukur yang mengakibatkan pelaku meninggal dunia( MD) di TKP, akibat luka tembak sebanyak 1 kali di bagian dada sebelah kiri.

Selanjutnya petugas yang terluka dan pelaku pembacokan MAUDU dibawa menuju RSUD Prof. Anwar Makkatutu Bantaeng untuk mendapatkan penangananan secara medis, pelaku penyerangan terhadap petugas disinyalir dibawah pengaruh minuman keras karena pada waktu dibawa ke rumah sakit tercium aroma minuman keras yang menyengat.

Kapolres Bantaeng AKBP Rachmat Sumekar SIK MSi membenarkan kejadian tersebut, bahwa Personil Polres Bantaeng mengambil
Tindakan Tegas dan Terukur oleh karena korban Maudu (50) melakukan penyerangan terhadap petugas dengan menggunakan parang sehingga melukai petugas

“Benar, anggota mengambil Tindakan Tegas dan Terukur oleh karena korban Maudu melakukan penyerangan terhadap petugas dengan menggunakan parang sehingga melukai petugas,” Ujar Rachmat Sumekar.

Sumber : Humas Polres Bantaeng

DINKES BTG

Bagaimana Tanggapan Anda?


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA