Menristek Bambang Brodjonegoro Minta Unismuh Makassar Menjaga Kualitas Publikasi Ilmiah

PDAM MAKASSAR

MAKASSAR –  Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang Brodjonegoro, Sabtu (10/4/2021) di Lt 17 Gedung Iqra Unismuh Makassar melakukan silaturrahmi dengan pimpinan universitas dan dekan se-Unismuh Makassar.

Pada acara ini Menristek diterima Ketua BPH Unismuh Makassar, Prof Dr.H.Gagaring Pagalung, M.Si, Ak.C.A,
Wakil Rektor II, Dr.H Andi Sukri Syamsuri, S.Pd, M.Hum dengan moderator Dekan FEB, Dr. Andi Jam’an SE M.Si.

Saat tiba di Lt17 Gedung Iqra, Prof Bambang langsung dikalungi sarung sutera Bugis oleh Wakil Rektor II, Dr.H Andi Sukri Syamsuri.

Bambang Brodjonegoro pada kesempatan itu meminta civitas akademika Unismuh Makassar untuk menghindari mafia sitasi jurnal serta predatori jurnal.

Para civitas akademika kampus Unismuh agar terus menerus menjaga kualitas publikasi ilmiah pada jurnal yang bereputasi dan terindeks Scopus. Jika kualitas terjaga tentu akan diminati oleh orang tua calon mahasiswa.

Jika kualitas terjaga maka produk dari hasil penelitian adalah produk jasa atau aplikasi program Haki dan ujungmya adalah hilirisasi hasil penelitian.

Jika Unismuh Makassar terus menjaga dan merawat kualitas tentu akan menjadi penciri dan pembeda dengan perguruan tinggi lainnya.

Prof Bambang juga berharap Perguruan Tinggi Muhammadiyah berlomba perbanyak dana abadi.Dana abadi itu berasal dari donasi atau investasi dengan dikelola secara profesional.

Pada kondisi kini pengelolaan perguruan tinggi tidak lagi tergantung pada uang dari mahasiswa tetapi diharapkan dari dana abadi.

Ketua BPH Unismuh Makassar, Prof Gagaring Pagalung, pada sambutan singkat mengatakan Unismuh melakukan pengembangan sains, rencana Mei 2021 akan meresmikan Rumah Sakit Muhammadiyah Unismuh Makassar.

Saat ini kampus juga melakukan pengembangan jagung serta pengembangan ayam kampung. Dilaporkan juga kalau dua prodi yakni S1 Agribisnis dan S1 PGSD memenangkan hibah riset dari
Kementerian Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional. (ulla/yahya).

DINKES BTG

Bagaimana Tanggapan Anda?


PERKEMBANGAN VIRUS CORONA