Dinas Ketapang Galakkan Kemandirian Pangan di Longwis

Editor : |

Sabtu, 9 Desember 2023 - 13:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Makassar Sulawesi Selatan terus berupaya menggalakkan kemandirian pangan di Lorong Wisata (Longwis) yang tersebar di 15 kecamatan, agar kebutuhan keluarga bisa tetap terpenuhi terutama saat cuaca ekstrem di bulan Desember ini.

“Alhamdulillah, di lorong wisata itu mereka (KWT) tetap menggalakkan tanaman pangan dan tetap berjalan walaupun cuaca panas, mereka masih menjaga tanamannya,” ujar Kepala DKP Kota Makassar Mahyuddin di Makassar, Rabu.

Ia mengatakan aktifitas pengembangan tanaman pangan di berbagai Lorong Wisata masih tetap stabil, kendati sejumlah tanaman terdampak kekeringan akibat fenomena El Nino lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Stabilitas kemandirian pangan ini tidak lepas dari peran Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Kelompok Tani yang hadir di setiap lorong wisata.

Berdasarkan laporan Penyuluh Pertanian, DKP Makassar mencatat hasil produk pertanian hingga Agustus 2023 pada masing-masing komoditi pangan yaitu cabai 1.082,2 Kg, kangkung 786,6 Kg, pakcoy  457,5 Kg, selada 407,6 Kg, tomat 709,6 Kg
Kol 225, 6 Kg, seledri 149,2 Kg, jagung 240,5 Kg, okra 27,7 Kg, sawi 104 Kg dan terong 683,2 Kg.

“Kemarin ada laporan dari KWT Kecamatan Maccini Sombala itu panen 28 Kg, mereka telah kerja sama dengan retail, kan selada kalau hidroponik pasti bebas pestisida,” kata dia.

Mahyuddin mengatakan saat ini ada beberapa peremajaan tanaman contohnya tanaman cabai karena kondisinya yang susah dikembangkan. Termasuk ada pula program kemandirian pangan yang tidak lagi efektif, hanya saja peningkatan KWT di tahun 2023 mendorong hasil pertanian pangan dari rumah tetap stabil.

Penyaluran bantuan kemandirian pangan ini melalui KWT yang jumlahnya terus meningkat dari 2022 ke 2023.

Pada 2022, DKP Makassar membina sekitar 270 KWT dan 427 kelompok tani yang tersebar di lorong-lorong wisata. Sementara total kelompok tani dan KWT tahun ini telah mencapai 1.095.

Tahun ini, Pemkot Makassar menganggarkan sebanyak Rp11 miliar untuk kemandirian pangan dari lorong-lorong wisata, dengan pemberian bantuan berupa bibit, pupuk, polybag hingga media tanam melalui KWT dan Kelompok Tani.

Facebook Comments Box

Editor :

Berita Terkait

TP PKK Rappocini Raih Juara Kedua Lomba Video Stunting
Sekcam Rappocini Buka FGD Gerakan Kembali Sikolaki
DKP dan TP PKK Makassar Usai Gelar Festival Pangan Lokal, ini Kata Kepala DKP
DKP Makassar Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi Daerah
Kepala DKP Makassar Hadiri High Level Meeting
Kadis Ketapang Dampingi Walikota Makassar Sambut Presiden
TP PKK Kelurahan Bonto Makkio Kecamatan Rappocini Rutin Lakukan Senam Bersama
Kadis Ketapang Hadiri Launching Aksi Perubahan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 23:07 WITA

Pertamakali Ikuti Kejurda Petanque Sulsel, ini Harapan Atlet Maros Usai Sabet Medali

Rabu, 17 Juli 2024 - 20:52 WITA

15 Petani Muda Bantaeng Terima Hibah Kompetitif 430 Juta dari YESS Programme

Rabu, 17 Juli 2024 - 19:47 WITA

Dorong Wirausaha Muda Bantaeng, YESS PROGRAMME Gelar Open Day 2024

Rabu, 17 Juli 2024 - 18:09 WITA

Dorong Pengelolaan Keuangan Transparan dan Akuntabel, KPU Bantaeng Gelar Bimtek 

Rabu, 17 Juli 2024 - 17:33 WITA

Hari Kesadaran Nasional, ASN Bantaeng Diharapkan Dapat Kedepankan Netralitas

Rabu, 17 Juli 2024 - 13:04 WITA

Hari Kesadaran Nasional di SMKN 1 Bantaeng: Menekankan Disiplin dan Cinta Tanah Air

Selasa, 16 Juli 2024 - 23:36 WITA

Diduga Cemarkan Nama Baik, Owner Dwiaffor Dilaporkan Ke Polisi

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:06 WITA

BREAKING NEWS: Kejari Tetapkan Tersangka Tiga Pimpinan dan Sekwan DPRD Bantaeng

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisnis

15 Petani Muda Bantaeng Terima Hibah Kompetitif 430 Juta dari YESS Programme

Rabu, 17 Jul 2024 - 20:52 WITA