Bupati Yusran Yakin Budidaya Tanaman Hortikultura Tingkatkan Perekonomian

Editor : |

Minggu, 7 Januari 2024 - 16:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGKEP – Bupati Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Muh Yusran Lalogau, sangat yakin budidaya tanaman hortikultura, seperti pisang cavendish, sukun dan nangka madu, bisa meningkatkan pendapatan masyarakatnya. Diketahui, budidaya pisang cavendish, sukun, dan nangka madu, secara massif digalakkan Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, karena memiliki nilai ekonomi tinggi.

“Kami di Pangkep terkenal dengan ikan bandeng dan jeruk besar. Sekarang dengan adanya budidaya pisang cavendish, sukun dan nangka madu, saya yakin akan menjadi penyuplai ekonomi baru masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Pangkep,” kata Yusran, pada Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Tingkat Provinsi Sulsel, yang dipusatkan di Lapangan Citra Mas, Kabupaten Pangkep, Minggu, 7 Januari 2024.

Yusran berharap, budidaya pisang cavendish, sukun, dan nangka madu, dari Pemerintah Provinsi Sulsel, dapat menurunkan angka kemiskinan, stunting dan pengangguran, bersama seluruh stakeholder di Kabupaten Pangkep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Izin Bapak Gubernur kita terus berupaya menurunkan stunting, kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Pangkep ini,” tuturnya.

Sementara, Penjabat Gubernur Provinsi Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menyampaikan terimakasih kepada Kementerian Agama (Kemenag) Republika Indonesia Wilayah Provinsi Sulsel karena menjadikan Kabupaten Pangkep sebagai tuan rumah Hari Amal Bakti Ke-78 Tahun Kemenag Sulsel.

“Terimakasih Kemenag Sulsel sudah membuat kegiatan di Kabupaten Pangkep. Ini secara tidak langsung membantu pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pangkep,” kata Bahtiar.

Menurut Bahtiar, Kabupaten Pangkep harus bekerja keras menurunkan angka kemiskinan, stunting dan pengangguran yang cukup tinggi di daerah ini. Tentunya tidak mudah, karena daerah ini merupakan wilayah kepulauan, sehingga tantangannya cukup tinggi.

“Tidak mudah mengelola daerah kepulauan seperti Kabupaten Pangkep ini. Apalagi dengan kemiskinan, stunting, dan pengangguran yang tinggi, sehingga pemerintah harus bekerja lebih keras lagi,” kata Bahtiar.

Facebook Comments Box

Editor :

Berita Terkait

STIE Wira Bhakti Makassar Pilih Bantaeng sebagai Lokus Penelitian Wanita Disabilitas
Hadiri Evaluasi Kinerja Triwulan III, Pj. Bupati Andi Abubakar Paparkan Progres Penurunan Stunting
Gandeng JOIN, Karang Taruna Desa Bonto Daeng Bakal Gelar Turnamen Sepak Bola
DS COMMUNITY Telkomsel Berkunjung Ke Sekretariat JOIN SulSel, Ternyata Ini Tujuannya!
Peduli Lingkungan Sehat, Lurah Apala Bone Lakukan Jum’at Bersih
Pemdes Bonto Daeng Alokasikan Beasiswa Prestasi, Kadis PMD Bantaeng: Tetap Warning
Jelang Pelantikan Caleg Terpilih 2024, ini Instruksi KPU Bantaeng
Hasil Bimtek, RB Bantaeng Tahun ini Target Lembaga UKM

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 21:22 WITA

STIE Wira Bhakti Makassar Pilih Bantaeng sebagai Lokus Penelitian Wanita Disabilitas

Jumat, 12 Juli 2024 - 20:43 WITA

Hadiri Evaluasi Kinerja Triwulan III, Pj. Bupati Andi Abubakar Paparkan Progres Penurunan Stunting

Jumat, 12 Juli 2024 - 18:43 WITA

Gandeng JOIN, Karang Taruna Desa Bonto Daeng Bakal Gelar Turnamen Sepak Bola

Jumat, 12 Juli 2024 - 17:15 WITA

DS COMMUNITY Telkomsel Berkunjung Ke Sekretariat JOIN SulSel, Ternyata Ini Tujuannya!

Jumat, 12 Juli 2024 - 08:33 WITA

Peduli Lingkungan Sehat, Lurah Apala Bone Lakukan Jum’at Bersih

Kamis, 11 Juli 2024 - 17:09 WITA

Jelang Pelantikan Caleg Terpilih 2024, ini Instruksi KPU Bantaeng

Kamis, 11 Juli 2024 - 14:46 WITA

Hasil Bimtek, RB Bantaeng Tahun ini Target Lembaga UKM

Kamis, 11 Juli 2024 - 13:14 WITA

Program Gratis Seragam Sekolah Masih Ditunggu Orang Tua Murid

Berita Terbaru