Dari Desa ke Desa, Pj Gubernur Sulsel Ajak Petani dan Peternak Manfaatkan ini

Editor : |

Selasa, 6 Februari 2024 - 10:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, Publikasionline.id – Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, melakukan kunjungan kerja dari desa ke desa di Kabupaten Bone, sebagai bentuk keseriusan dirinya mengubah ekonomi masyarakat. Mulai dari Desa Gona, Desa Cenrana, dan Desa Matajang, Kabupaten Bone, Senin, 5 Februari 2024.

Dalam kunjungannya tersebut, Bahtiar menyampaikan agar masyarakat baik petani maupun peternak, memanfaatkan fasilitas yang disiapkan pemerintah, yakni Kredit Usaha Rakyat (KUR), sebagai modal untuk mengembangkan usaha mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apalagi, kata Bahtiar, KUR ini sangat mudah diakses petani dan peternak, dan sudah disediakan melalui Bank Sulselbar, Bank Mandiri, BRI, BNI dan BSI.

“Ini mudah sekali, tanpa agunan dan bunganya hanya 6 persen saja dan dibayar satu tahun kemudian dari hasil pertanian dan peternakannya,” kata Bahtiar.

Kepala Bank Sulselbar Bone, Muh Anas, yang turut menyertai Pj Gubernur Sulsel dalam kunjungannya tersebut menjelaskan, saat ini Bank Sulselbar sudah menyediakan Rp1 triliun lebih untuk KUR bagi masyarakat Sulsel dimanapun berada, termasuk di Kabupaten Bone.

“Sekarang sudah gampang sekali, tidak perlu lagi jaminan apapun, langsung ajukan KUR sampai Rp100 juta untuk pertanian dan peternakan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Melati, Desa Gona, Lukman, mengaku, rata-rata hasil dari pertanian cabai rawit dan tomat lumayan besar dibandingkan dengan pertanian padi.

 

“Hasilnya itu cabai lebih bagus dari menanam padi, rata-rata kalau dijual perkilonya Rp20.000. Kalau tomat Rp10.000 per kilogramnya,” ungkap Lukman.

Menurut dia, perbandingannya itu tiga kali lipat dari hasil menanam padi. Makanya para petani di Desa Gona terus mengembangkan tanaman cabai dan tomat tersebut.

“Khusus untuk jenis cabainya jenis pilar sementara untuk tomat jenis servo. Dan kami panen setiap tiga hari sekali, mulai dari 20 kg sampai 400 kg untuk lahan sekira 20 are ini. Kalau kita panen itu pertama 20 kg kemudian naik 50 kg, kemudian naik sampai 400 kg selama 9 bulan berturut-turut kami panen,” urainya.

Facebook Comments Box

Editor :

Berita Terkait

Sukseskan Pekan Imunisasi Nasional Polio, Begini Harapan Pj Bupati Bantaeng
Satukan Pemahaman, KPU Bantaeng Gelar Penyuluhan Produk Hukum
Pencanangan Pekan Imunisasi Polio di Jeneponto, PJ Bupati:Mari Sukseskan
Tambah 2 Tahun, Kades se Jeneponto Dikukuhkan Resmi Terima SK
Pemkab Bantaeng Salurkan Bantuan Sosial ATENSI
Lepas Peserta FASI ke-XII, Pj. Bupati Harap Peserta Beri yang Terbaik
PPK Ormawa HIMANIS FIS-H UNM Gelar Seminar Proker
Pekan Imunisasi Nasional, PJ Bupati Jeneponto Junaedi Ajak Masyarakat Sehat

Berita Terkait

Rabu, 24 Juli 2024 - 02:36 WITA

Sukseskan Pekan Imunisasi Nasional Polio, Begini Harapan Pj Bupati Bantaeng

Rabu, 24 Juli 2024 - 02:00 WITA

Satukan Pemahaman, KPU Bantaeng Gelar Penyuluhan Produk Hukum

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:00 WITA

Pencanangan Pekan Imunisasi Polio di Jeneponto, PJ Bupati:Mari Sukseskan

Selasa, 23 Juli 2024 - 13:56 WITA

Tambah 2 Tahun, Kades se Jeneponto Dikukuhkan Resmi Terima SK

Selasa, 23 Juli 2024 - 12:07 WITA

Pemkab Bantaeng Salurkan Bantuan Sosial ATENSI

Senin, 22 Juli 2024 - 20:21 WITA

PPK Ormawa HIMANIS FIS-H UNM Gelar Seminar Proker

Senin, 22 Juli 2024 - 15:52 WITA

Pekan Imunisasi Nasional, PJ Bupati Jeneponto Junaedi Ajak Masyarakat Sehat

Senin, 22 Juli 2024 - 14:12 WITA

Salurkan BLT-DBHCHT, Pj. Bupati Bantaeng Harap Bantuan Dapat Terus Meningkat 

Berita Terbaru

Daerah

Tambah 2 Tahun, Kades se Jeneponto Dikukuhkan Resmi Terima SK

Selasa, 23 Jul 2024 - 13:56 WITA

Daerah

Pemkab Bantaeng Salurkan Bantuan Sosial ATENSI

Selasa, 23 Jul 2024 - 12:07 WITA