3 Bocah Perempuan Tewas Tenggelam di Pantai Makassar

Editor : |

Senin, 18 Maret 2024 - 09:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR , PUBLIKASIONLINE.ID — Tiga orang bocah perempuan di Makassar ditemukan tewas usai berenang di pantai di Jalan Metro Tanjung Bunga, Minggu 17 Maret 2024.

Diduga orang tua korban lalai mengawasi anaknya saat berenang di Pantai Batu-batu Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar, Minggu 17 Maret sekitar pukul 15.50 Wita. Ketiga korban meninggal dunia masing-masing berusia 11 tahun dengan inisial PR, RV, dan SF.

Kepala Kepolisian Sektor Tamalate Ajun Komisaris Aris Sumarsono mengatakan, awalnya mendapat laporan adanya anak tenggelam pada pukul 15.50 Wita di Pantai Batu-batu, Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Aris paman korban sering berenang di lokasi kejadian. Namun saat kejadian, ketiga korban ikut berenang bersama pamannya.

“Jadi, tiga anak-anak, satu orang dewasa. Yang dewasa itu sudah biasa ke situ mandi-mandi. Cuma tadi ada ponakannya itu ikut. Biar aman, orang tuanya suruh berenang di sebelah kiri yang bagian belakang. Yang tidak ada baru-batu,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, awalnya SY berenang di titik yang berbeda dengan korban. Ketiga korban lanjut Aris, berenang di titik yang disangka SY kedalamannya dangkal.

“Itukan di belakangnya tanggul pemecah ombak. Airnya kan tenang. Bapaknya pikir dangkal karena tidak pernah mandi di situ. Ternyata dalam sekali di sana, hingga akhirnya tenggelam,” tuturnya.

Tak hanya itu, saat ayah korban kembali dari sepeda motornya mengambil kunci, dia tidak melihat korban lagi. Dia pun melakukan pencarian hingga dua di antaranya ditemukan mengapung lebih dulu.

“Didapat dua orang, kemudian tinggal 1 orang itu dicari bapaknya minta tolong sama orang dekat situ, dibantu sehingga ditemukan,” kata dia.

Facebook Comments Box

Editor :

Berita Terkait

Pertamakali Ikuti Kejurda Petanque Sulsel, ini Harapan Atlet Maros Usai Sabet Medali
15 Petani Muda Bantaeng Terima Hibah Kompetitif 430 Juta dari YESS Programme
Dorong Wirausaha Muda Bantaeng, YESS PROGRAMME Gelar Open Day 2024
Dorong Pengelolaan Keuangan Transparan dan Akuntabel, KPU Bantaeng Gelar Bimtek 
Hari Kesadaran Nasional, ASN Bantaeng Diharapkan Dapat Kedepankan Netralitas
Kakek Lansia Pelaku Rudapaksa Anak Dibawah Umur Diamankan Polisi
Hari Kesadaran Nasional di SMKN 1 Bantaeng: Menekankan Disiplin dan Cinta Tanah Air
Diduga Cemarkan Nama Baik, Owner Dwiaffor Dilaporkan Ke Polisi

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 23:07 WITA

Pertamakali Ikuti Kejurda Petanque Sulsel, ini Harapan Atlet Maros Usai Sabet Medali

Rabu, 17 Juli 2024 - 20:52 WITA

15 Petani Muda Bantaeng Terima Hibah Kompetitif 430 Juta dari YESS Programme

Rabu, 17 Juli 2024 - 19:47 WITA

Dorong Wirausaha Muda Bantaeng, YESS PROGRAMME Gelar Open Day 2024

Rabu, 17 Juli 2024 - 18:09 WITA

Dorong Pengelolaan Keuangan Transparan dan Akuntabel, KPU Bantaeng Gelar Bimtek 

Rabu, 17 Juli 2024 - 17:33 WITA

Hari Kesadaran Nasional, ASN Bantaeng Diharapkan Dapat Kedepankan Netralitas

Rabu, 17 Juli 2024 - 13:04 WITA

Hari Kesadaran Nasional di SMKN 1 Bantaeng: Menekankan Disiplin dan Cinta Tanah Air

Selasa, 16 Juli 2024 - 23:36 WITA

Diduga Cemarkan Nama Baik, Owner Dwiaffor Dilaporkan Ke Polisi

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:06 WITA

BREAKING NEWS: Kejari Tetapkan Tersangka Tiga Pimpinan dan Sekwan DPRD Bantaeng

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisnis

15 Petani Muda Bantaeng Terima Hibah Kompetitif 430 Juta dari YESS Programme

Rabu, 17 Jul 2024 - 20:52 WITA