Tim Pengendalian Inflasi Daerah Sulsel Rapat Koordinasi

Editor : |

Sabtu, 25 Mei 2024 - 19:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, Publikasionline id – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar rapat koordinasi di Rumah Jabatan Gubernur untuk membahas penanganan inflasi di wilayahnya. Rapat ini dipimpin langsung oleh Pj Gubernur Sulsel Zudan Arif Fakhrullah dan Pj Sekprov Andi Muhammad Arsjad dilaksanakan di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Sabtu, 25 Mei 2024.

Dalam rapat tersebut, Kepala BPS Sulsel Aryanto dan Kepala Perwakilan BI Sulsel Rizki Ernadi Ermanda memaparkan data dan masukan terkait inflasi. Mereka menekankan pentingnya pemantauan stok pangan dan neraca pangan untuk mengendalikan inflasi, khususnya pada komoditas utama seperti beras, cabai, bawang merah, dan bawang putih.

Pj Gubernur Sulsel Zudan Arif Fakhrullah menegaskan bahwa data sangat penting, sebagai landasan kebijakan dalam mengatasi inflasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Beliau ingin, kita bagaimana kita mengatasi inflasi berbasis pada data,” ujar Arsjad.

Arsjad menambahkan bahwa Presiden RI menaruh perhatian besar terhadap pengendalian inflasi di Sulsel, mengingat inflasi di Sulsel masih tergolong rendah dibandingkan dengan rata-rata nasional.
Target inflasi yang ditetapkan pemerintah nasional adalah 2,5 persen.

Arsjad merespon inisiasi, Kepala BI Sulsel agar mendorong pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pangan dan hadir neraca pangan.

“Bagaimana kita merawat pengendalian inflasi, jadi kita memikirkan bagaimana ada BUMD pangan,” jelas Arsjad.

Arsjad juga menekankan pentingnya neraca pangan untuk mengukur ketersediaan stok di setiap kabupaten/kota di Sulsel.

Senada dengan Arsjad, Kepala Perwakilan BI Sulsel Rizki Ernadi Ermanda juga mendorong pembentukan BUMD Pangan dan penyusunan neraca pangan.

“Kita berharap agar BUMD pangan ini secepatnya terbentuk,” imbuhnya.

Pembentukan BUMD Pangan diharapkan dapat mengendalikan peredaran komoditas pangan seperti beras, daging-dagingan, dan produk hortikultura di Sulsel.

Facebook Comments Box

Editor :

Berita Terkait

Ikom Fisip UIT Gelar Dialog Bahas Etika Komunikasi di Era Digital
Keterlibatan Pemilih Pemula Penting untuk Pilkada Serentak 2024
Sukseskan Pekan Imunisasi Nasional Polio, Begini Harapan Pj Bupati Bantaeng
Satukan Pemahaman, KPU Bantaeng Gelar Penyuluhan Produk Hukum
Pencanangan Pekan Imunisasi Polio di Jeneponto, PJ Bupati:Mari Sukseskan
Tambah 2 Tahun, Kades se Jeneponto Dikukuhkan Resmi Terima SK
Pemkab Bantaeng Salurkan Bantuan Sosial ATENSI
Lepas Peserta FASI ke-XII, Pj. Bupati Harap Peserta Beri yang Terbaik
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 24 Juli 2024 - 19:54 WITA

Polda Sulsel Gelar FGD: Dorong Pilkada Serentak 2024 Damai dan Kondusif

Rabu, 24 Juli 2024 - 17:53 WITA

Ikom Fisip UIT Gelar Dialog Bahas Etika Komunikasi di Era Digital

Rabu, 24 Juli 2024 - 14:26 WITA

Keterlibatan Pemilih Pemula Penting untuk Pilkada Serentak 2024

Rabu, 24 Juli 2024 - 02:36 WITA

Sukseskan Pekan Imunisasi Nasional Polio, Begini Harapan Pj Bupati Bantaeng

Rabu, 24 Juli 2024 - 02:00 WITA

Satukan Pemahaman, KPU Bantaeng Gelar Penyuluhan Produk Hukum

Selasa, 23 Juli 2024 - 13:56 WITA

Tambah 2 Tahun, Kades se Jeneponto Dikukuhkan Resmi Terima SK

Selasa, 23 Juli 2024 - 12:07 WITA

Pemkab Bantaeng Salurkan Bantuan Sosial ATENSI

Senin, 22 Juli 2024 - 23:38 WITA

Lepas Peserta FASI ke-XII, Pj. Bupati Harap Peserta Beri yang Terbaik

Berita Terbaru