UIN Alauddin Akan Jadi Tuan Rumah World Indonesia

Makassar–Komite pelaksana World Indonesia Scholarship (WISH) Festival, memilih UIN Alauddin Makassar sebagai lokasi perhelatan kegiatan festival beasiswa terbesar di Indonesia itu. Kegiatan yang diselenggarakan atas kerjasama Yayasan Pendidikan Beasiswa Indonesia (Indonesia Scholarship Center), Indonesian Scholarship Network (ISN) dan Indonesia Scholarship Community (IS) rencananya akan dilaksanakan di bulan Juli 2020 mendatang.

WISH Festival sendiri adalah platform sosialisasi beasiswa tahunan yang terbesar di Indonesia untuk mendukung “Gerakan Peduli Beasiswa; 1.000.000 Beasiswa Dunia untuk Indonesia”.

Tahun ini, WISH Festival akan dilaksanakan di 15 kota di Indonesia, melibatkan lebih 1000 alumni/awardee dari berbagai program beasiswa, para relawan (volunteer) yang akan berkontribusi sebagai panitia pelaksana, relawan pengajar dan sejumlah narasumber ternama. Selain itu, panitia juga menargetkan akan mendatangkan lebih dari 100 lembaga pendidikan dan beasiswa dalam dan luar negeri.

“WISH seperti namanya melambangkan harapan, agar terjadi pemerataan akses informasi beasiswa, sehingga meningkatkan literasi beasiswa dan kesadaran mahasiswa di seluruh Indonesia akan peluang kesempatan yang luas untuk memperoleh beasiswa dari berbagai lembaga atau yayasan penyedia, demi peningkatan kualitas SDM Indonesia” Ungkap Agung Ahityawarman selaku Komite Pelaksana WISH Festival 2020 dalam rilis yang diterima Rabu, (12/02/2020).

Wakil Rektor IV UIN Alauddin Makassar Dr Kamaluddin Abunawas menyampaikan akan mendukung penuh kegiatan ini, bahkan ia memberikan fasilitas ruangan rapatnya sebagai sekretariat panitia untuk mempersiapkan kegiatan ini sebaik-baiknya.

Sementara itu Ketua International Office UIN Alauddin Makassar Dr Muhaemin Latif mengatakan bahwa penyelenggaraan WISH Festival 2020, menjadi kebanggaan tersendiri bagi UIN Alauddin Makassar yang ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah.

Menurutnya kehadiran lembaga-lembaga donor beasiswa dan sejumlah lembaga pendidikan terkemuka di Kampus Peradaban menjadi peluang besar bagi UIN Alauddin untuk membangun jejaring dan kerjasama lebih luas secara internasional.

“ Terkait hal ini, dengan visi besar kampus kita untuk internasionalisasi, sebagai host, UIN Alauddin harus mempersiapkan diri semaksimal mungkin.Agar mendapat kesan positif dari berbagai stakeholders internasional yang datang, demi relasi dan networking yang berkelanjutan” katanya.